• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • TOS
  • Privacy
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Agustus 9, 2026
Muaramars.com - Portal Berita Nasional Terkini & Terpercaya Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Opini
  • Peristiwa
  • Sosial
  • Sosok
  • Hot News
  • Lainnya
    • Dunia Sawit
    • Koperasi dan UMKM
    • Foto
    • Video
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Opini
  • Peristiwa
  • Sosial
  • Sosok
  • Hot News
  • Lainnya
    • Dunia Sawit
    • Koperasi dan UMKM
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Muara Mars
No Result
View All Result
Home Kota Pekanbaru

Dugaan Kriminalisasi Abdul Wahid Menguat, Tata Maulana Ungkap Konflik Internal

Muara Mars by Muara Mars
Rabu, 1 April 2026
in Kota Pekanbaru
0
Dugaan Kriminalisasi Abdul Wahid Menguat, Tata Maulana Ungkap Konflik Internal
0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Dugaan kriminalisasi terhadap Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid diungkap Tata Maulana. Konflik internal Pemprov dan dinamika PUPR PKPP disebut jadi pemicu

Baca Juga :

Polantas Menyapa, 3.360 Paket Bansos dan 24 Titik Air Bersih di Salurkan

Jelang HUT Bhayangkara Ke-80 Polda Riau Distribusikan 2.312 Paket Bansos, Bedah Rumah dan Air Bersih

 

PEKANBARU || MuaraMars.com || — Setelah sempat lama tidak muncul ke publik pasca mengungkap kejanggalan dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Tata Maulana kembali buka suara. Ia mengungkapkan bahwa dugaan kriminalisasi terhadap Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid diduga telah direncanakan sejak awal masa kepemimpinannya.

Pernyataan tersebut disampaikan Tata kepada awak media dalam pertemuan di salah satu kedai kopi di Pekanbaru, Senin (30/3/2026). Dalam keterangannya, Tata menyoroti adanya konflik internal yang terjadi di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, yang menurutnya menjadi akar persoalan yang berkembang hingga saat ini.

Menurut Tata, hubungan yang tidak harmonis antara gubernur dan wakil gubernur bukanlah isu baru. Ia menyebut konflik tersebut telah muncul bahkan sebelum pelantikan kepala daerah serentak pada Februari 2025.

“Ketidakharmonisan itu memang benar terjadi. Bahkan sudah mulai pecah sekitar seminggu sebelum pelantikan kepala daerah. Saat itu, Gubernur Abdul Wahid sudah mewanti-wanti akan adanya gejolak di internal,” ungkap Tata.

Lebih jauh, Tata mengaku dirinya menjadi saksi atas salah satu peristiwa yang disebutnya sebagai puncak ketegangan. Peristiwa tersebut terjadi pada hari ketiga bulan Ramadan tahun lalu, tidak lama setelah Abdul Wahid mengikuti kegiatan retreat kepala daerah di Magelang.

Dalam pertemuan tersebut, kata Tata, Abdul Wahid disebut menerima ancaman langsung dari seseorang yang mengindikasikan akan menyeretnya ke persoalan hukum.

“Saya melihat langsung bagaimana beliau diajak bertemu oleh seseorang, lalu dalam pertemuan itu diperdengarkan rekaman dan disertai ancaman akan diperkarakan. Bahkan orang tersebut menyatakan siap menghadapi segala konsekuensi dan menantang untuk melihat siapa yang lebih kuat,” jelasnya.

Pasca peristiwa tersebut, Tata menuturkan bahwa Abdul Wahid langsung mengambil langkah antisipatif dengan menginstruksikan seluruh tim dan koleganya untuk tidak terlibat dalam urusan proyek maupun kegiatan pemerintahan di lingkungan Pemprov Riau.

“Gubernur Wahid secara tegas mengingatkan seluruh tim agar tidak mengurusi apapun. Ia menyadari kondisi ASN saat itu tidak kondusif, bahkan ada indikasi loyalitas yang terpecah, sehingga rawan terjadi pengkhianatan atau jebakan,” lanjutnya.

Tata juga menyoroti kondisi di Dinas PUPR PKPP yang disebutnya belum mengalami perombakan atau penyegaran sejak awal masa jabatan gubernur. Ia menyebut adanya dugaan praktik-praktik tidak sehat yang sudah mengakar.

“Publik tentu mengetahui dinamika di PUPR PKPP. Muncul istilah seperti ‘japrem’ yang mengindikasikan praktik korupsi telah menjadi budaya. Bahkan defisit anggaran tahun 2024 terbesar terjadi di dinas tersebut, dan banyak pihak mengetahui siapa saja yang diduga mengambil keuntungan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tata mengungkapkan bahwa kondisi ketidakharmonisan tersebut turut berdampak pada keresahan sejumlah oknum aparatur sipil negara (ASN), khususnya di lingkungan PUPR PKPP. Mereka, kata Tata, diduga mencari cara untuk mempertahankan posisi mereka.

“Beberapa oknum ASN terlihat mencari ‘jalan aman’ agar tetap bertahan di jabatan. Saya sendiri pernah dihubungi melalui perantara relawan untuk dimintai bantuan, namun saya menolak karena itu bukan kewenangan saya, dan juga mengingat pesan gubernur,” jelasnya.

Tata kemudian menduga adanya upaya pengumpulan dana oleh pihak tertentu di lingkungan UPT Jalan dan Jembatan PUPR PKPP. Ia menyebut nama Sekretaris berinisial F yang diduga aktif dalam upaya tersebut.

“Saya menduga ada inisiatif untuk mengumpulkan dana sebagai upaya mempertahankan jabatan, lalu mencoba mendekati pihak-pihak yang dianggap dekat dengan gubernur,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya telah berulang kali mengingatkan tim dan relawan untuk tidak terlibat dalam urusan di lingkungan PUPR PKPP karena dinilai berisiko tinggi.

“Sudah sering saya ingatkan, sesuai pesan gubernur, agar tidak ikut campur. Bahkan ada ajudan yang sempat dinonaktifkan karena kelalaian dalam meneruskan pesan yang mencatut nama gubernur. Ini menunjukkan situasi yang sangat rawan,” tambahnya.

Menurut Tata, kondisi tersebut juga mendorong Gubernur Abdul Wahid mengeluarkan surat edaran terkait larangan pungutan liar (pungli) di lingkungan pemerintahan sebagai langkah preventif.

Di akhir keterangannya, Tata menilai proses persidangan yang tengah berjalan justru semakin membuka fakta-fakta baru. Ia berpendapat bahwa konstruksi perkara yang diarahkan kepada Abdul Wahid masih lemah secara pembuktian.

“Dalam sidang kedua ini, terlihat bahwa nama gubernur lebih banyak disebut berdasarkan pengakuan saksi tanpa didukung bukti kuat. Konstruksi dakwaan cenderung berupa tafsir sepihak dan narasi asumsi,” ujarnya.

Tata pun menduga bahwa kasus yang menyeret Abdul Wahid berkaitan dengan dinamika internal di PUPR PKPP yang dimanfaatkan oleh pihak tertentu.

“Kasus ini diduga menjadi semacam ‘jebakan’ oleh oknum yang memiliki kepentingan. Kita berharap kebenaran dapat terungkap di persidangan, dan keadilan benar-benar ditegakkan,” tutup Tata.(R-01/MMC/Tim)

Related Posts

Polantas Menyapa, 3.360 Paket Bansos dan 24 Titik Air Bersih di Salurkan
Kota Pekanbaru

Polantas Menyapa, 3.360 Paket Bansos dan 24 Titik Air Bersih di Salurkan

Kamis, 30 Juli 2026
Jelang HUT Bhayangkara Ke-80  Polda Riau Distribusikan 2.312 Paket Bansos, Bedah Rumah dan Air Bersih
Kota Pekanbaru

Jelang HUT Bhayangkara Ke-80 Polda Riau Distribusikan 2.312 Paket Bansos, Bedah Rumah dan Air Bersih

Senin, 22 Juni 2026
Turnamen Domino Berhadiah Ratusan Juta, Cetak Atlet Berprestasi,
Kota Pekanbaru

Turnamen Domino Berhadiah Ratusan Juta, Cetak Atlet Berprestasi,

Minggu, 14 Juni 2026
Polda Riau Tangkap TPPU Perdagangan Satwa, Dua Orang di Tangkap
Kota Pekanbaru

Polda Riau Tangkap TPPU Perdagangan Satwa, Dua Orang di Tangkap

Jumat, 12 Juni 2026
Kota Pekanbaru

Diduga Lalai, 6 Tahanan Kejaksaan Kabur Dari Dalam Mobil Tahanan Menuju PN Pekanbaru

Jumat, 12 Juni 2026
Polda Riau Gagalkan Peredaran 6,94 Kg Sabu dan 969 Cartridge Etomidate Senilai Rp9,8 Miliar
Kota Pekanbaru

Polda Riau Gagalkan Peredaran 6,94 Kg Sabu dan 969 Cartridge Etomidate Senilai Rp9,8 Miliar

Rabu, 10 Juni 2026
Next Post
Gebrakan Bupati Suhardiman! Untuk Perbaikan Jalan, Sawit Dipungut Rp20/Kg dengan Target Rp240 Miliar

Gebrakan Bupati Suhardiman! Untuk Perbaikan Jalan, Sawit Dipungut Rp20/Kg dengan Target Rp240 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Klarifikasi Pembuat Vidio Begal Dimedsos Wilayah Pasir Putih” Sebenarnya Murni Laka Lantas

    Klarifikasi Pembuat Vidio Begal Dimedsos Wilayah Pasir Putih” Sebenarnya Murni Laka Lantas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  •  Warga Belum Terima Ganti Rugi” Jurusita PN Pekanbaru Sudah lakukan Eksekusi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Jadwalkan Pemanggilan Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto” Saksi Pelapor ” Pejabat Riau OTT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Calon Pj Sekda Kampar Dikabarkan 3 Orang” Anggota DPRD Ingatkan Hambali Jangan Gegabah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Curi Sawit” Oknum Polisi di Rohul Ditangkap Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BERITA TERKINI

Daya Beli Masyarakat Menengah Disorot Fenomena Menurunnya Tabungan dan Maraknya Trading Mandiri

Daya Beli Masyarakat Menengah Disorot: Fenomena Menurunnya Tabungan dan Maraknya Trading Mandiri

Jumat, 31 Juli 2026
Evaluasi Subsidi Listrik dan BBM

Evaluasi Subsidi Listrik dan BBM Tepat Sasaran: Pemerintah Perketat Kriteria Penerima Mulai Semester Ini

Jumat, 31 Juli 2026
Rupiah

Rupiah Bergejolak dan Suku Bunga Bank Indonesia: Bagaimana Nasib Cicilan KPR dan Kredit Kendaraan?

Jumat, 31 Juli 2026
Guncangan Ekonomi Nasional

Guncangan Ekonomi Nasional: Respons Istana dan DPR Saat Nilai Tukar Rupiah Bergejolak

Jumat, 31 Juli 2026
Pemilu 2029 Indonesia

Menatap Pemilu 2029: Lanskap Baru Demokrasi dan Tantangan Etika Politik

Kamis, 30 Juli 2026

EDITOR'S PICK

Kehadiran Kodam XVIII/Kasuari Harus Membawa Manfaat, Solusi Bagi Masyarakat Papua Barat dan Papua Barat Daya

Kehadiran Kodam XVIII/Kasuari Harus Membawa Manfaat, Solusi Bagi Masyarakat Papua Barat dan Papua Barat Daya

Sabtu, 13 September 2025
Supervisi Penggunaan Anggaran Semester 1 T.A 2024 oleh Ro Rena Polda Riau di Polres Kuansing

Supervisi Penggunaan Anggaran Semester 1 T.A 2024 oleh Ro Rena Polda Riau di Polres Kuansing

Kamis, 30 Mei 2024
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa Membenarkan Tidak Ada Petugas Bea Cukai di Bandara MOROWALI

Ancaman Terbesar Bea Cukai Dalam Sejarah” 16.000 Pegawai Pabean Terancam Dirumahkan

Jumat, 19 Desember 2025
Danrem 132/Tdl Lepas Keberangkatan Presiden RI Jokowi Menuju Toli-toli

Danrem 132/Tdl Lepas Keberangkatan Presiden RI Jokowi Menuju Toli-toli

Kamis, 28 Maret 2024
logo muaramars.com

Muaramars.com - Portal Berita Nasional Terkini & Terpercaya Indonesia

Follow us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • TOS
  • Privacy
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Muaramars.com - All rights reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Opini
  • Peristiwa
  • Sosial
  • Sosok
  • Hot News
  • Lainnya
    • Dunia Sawit
    • Koperasi dan UMKM
    • Foto
    • Video

© 2026 Muaramars.com - All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In