
[ Pekanbaru ], muaramars.com—– Kepengurusa FSPKSI resmi dibentuk di riau, tujuan dari Ormas ini tidak lain adalah mengarah ke arah pendidikan.

rapat pembentukan kepengurusan FSPKSI Riau itu bertempat di salah satu caffe di Jl Arifin Ahmad Pekanbaru. Berdasarkan keputusan anggota yang hadir rapat, Pengurus Daerah Federasi Serikat Pekerja Kependidikan Seluruh Indonesia (FSPKSI) Provinsi Riau terbentuk, Sabtu (26/8/23) malam

Pada rapat pembentukan tersebut disepakati bung Edtris sebagai ketua DPD FSPKSI Riau, selasa 29/23
Federasi Serikat Pekerja Kependidikan Seluruh Indonesia [ FSPKSI Riau ] merupakan wadah bagi pendidikan dan tenaga kependidikan maupun masyarakat umum yang peduli terhadap pendidikan di Indonesia, Imbuhnya
Hal ini tak lepas dari amanah konstitusi, mencerdaskan kehidupan bangsa. Konstitusi mengamanatkan agar negara berperan aktif agar para generasi muda memperoleh pendidikan yang layak demi keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Menciptakan generasi yang cerdas dan mencerdaskan. Ujar edtris kepada awak media.
Namun sayangnya, sambung Edtris, pada kenyataan pemerintah belum sepenuhnya menjalankan amanah konstitusi itu. Berbicara pendidikan bukan hanya tentang peserta didik, sistem pembelajaran, atau infrastruktur pendidikan, tetapi juga berbicara tentang pendidik dan tenaga kependidikan.
Guru yang notabennya adalah seorang pendidik acap kali mendapat perlakuan diskriminasi dalam menerapkan disipilin aturan sekolah. Sebagaimana kabar yang baru baru ini beredar, adanya seorang guru di provinsi Sumatera Barat di intervensi oleh sejumlah orang hanya karena memarahi seorang siswanya dan meviralkan ke media sosial, padahal anak didiknya tersebut telah berperilaku yang tidak elok hingga berkata kata kasar kepada gurunya, jela ini jadi guncangn dahsat di publik.
Namun apalah daya, guru tersebut seolah dipaksa meminta maaf karena talah mengunggah vidio yang viral tersebut. mirisnya seolah tidak ada yang berani membela, bahkan kepala sekolahnya pun tak mampu memberi perlindungan kepada guru tersebut.
Selain itu, beredar video guru yang mendapat perlakuan yang tidak manusiawi. Dimana salah satu matanya nyaris buta akibat di ketapel oleh orang tua murid yang tidak senang karena anaknya ditegur oleh sang guru.
Semoga dengan kejadian tersebut, kehadiran FSPKSI khusus di Provunsi Riau dan Indonesia Umumnya bisa mencari solusi dengn pihak terkait dalm berkolaboradi kedepan, harapnya,-red)
“Dari dua peristiwa itu tercermin tidak ada perlindungan bagi pendidik, padahal tugas yang diembannya sangat mulia.” Ucap ketua terpilih DPD FSPKSI Riau
Belum lagi menyangkut hak yang diterima guru. Dengan segala tanggung jawab yang diemban tidak selalu berbanding lurus dengan hak yang diterimanya. Selain mengajar, guru dibebankan mengisi serangkaian data yang harus diisi yang begitu menyita waktu, pikiran dan tenaga. Terlebih yang berstatus honor dan yang mengabdi di lembaga pendidikan swasta.
“Menjawab tantangan itu semua, FSPKSI Riau hadir memberi advokasi kepada pendidik dan tenaga kependidikan, berjuang agar mereka mendapat perlindungan dan hak yang layak menuju kualitas pendidikan yang terus meningkat, termasuk juga dengan penomena terkait siswa putus sekolah, dan sulit mendapatkan haknya selaku warga negara indinesia dalam menduduki bangku sekolah dan melanjutkan pendidikan untuk masuk sekolah negri dengan penetapan zonasi,-red)
Disisilain kepala dinas pendidikan Provinsi riau Kamsol saat di konfirmasi redaksi muaramars.com baru baru ini, Ia sangat supraes dengan program dan Advokasi dari FSPKI yang lahir di riau ini, semoga dengan niat yang positif kita bisa saling berkolaborasi dalam mendidik generation ddalam pendidikan ini, begitu juga terhadap guru agar bangsa indonesia generation sesuai harapan Presiden RI Jokowidodo dan Kemendikbud RI bisa siknifikan, tutup Kamsol,
Editor : Nanda
Penulis : Saidina Umar


























































































































































































































