Tugu Bentuk Patung Pahlawan Jadi Ajang Pembakaran Sampah, hal ini sangat menyayangkan jika patung pahlawan tersebut tidak di rawat dan di jaga. Jika tidak mampu merawat setidaknya warga tempatan hendaknya bisa menjaga, agar patung bentuk patung pahlawan tersebut utuh dan penuh hikma sejara yang harus kita kembangkan”.
Pekanbaru, MuaraMars.com —- Patung berlambangkan bentuk pahlawan yang tertanam di persimpangan di salah satu kota pekanbaru seperti tidak terawat dan bahkan sengaja di jadikan tempat bakar sampah.
” Fakta itu Berdasarkan pantauan tim awak media MuaraMars.com dilapangan saat melintas di jalan Pekanbaru – Minas. Dimana Patung tersebut tertanam dengan posisi miring tangan kiri lurus diangkat ke depan, sedangkan posisi tangan Kanan ditarik kebelakang dengan posisi badan miring dan tangan di tekuk posisi setengah tangan terpotong”. sepertinya postur tubuh gambar manusia itu lagi menggunakan baju adat, lengkap atau baju kerajaan kemudian juha kepala terpasang tanjak adat dengan posisi kiri tengah di sisif gambar keris zaman dulu kala, dan dililit ikat pinggang seperti ikat pinggang penguasa wilayah, selasa 16/07 sore.
Tugu patung bentuk gambar orang tersebut melambangkan pahlawan yang memakai baju zaman dahulu kala dengan gaya seperti adat agak kekuningan emas emasan, menggunakan tanjak adat. Namun tidak begitu kelihatan lantaran di iming iming hitam arang akibat bekas bakaran api oleh tangan manusia yang merupakan warga tempatan saat membakar samaph, dan di samping belakang foto tugu teraebut di tanam pohon sawit di perkirakan masih berumur sekitar satu tahun-,red)
Gambar patung berbentuk postur tubuh manusia tersebut tepatnya di simpang jalan Palas menuju Lapas rumbai ( Palas ) kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru – Riau.
” Menurut warga setempat yang mengetahui kisah gambar tubuh pahlawan itu di tanam jelas melambangkan seseorang yang memiliki kekuasaan pada zaman dulu kala, ucap warga sekitar panghil saja badai bukan nama sebenarnya.
” Namun asal usul dan sejarah di bentuknya patung bergambar manusia badan tegap besar yang ditanam di simpang Lapas Rumbai tersebut hingga berita ini di viralkan di medsos belum kita dapat penjelasan yang detil, dan di harapkan kepada warga tempatan supaya menjaga lokasi disekitar tugu patung manusia tersebut untuk tidak di jadikan lagi tempat pembakaran samaph. [MuaraMars]**
Liputan : Saidina Umar, C., SH [Ocu]
















