Minggu, 10 Maret 2024

WIB

Liputan : Saidina Umar, C. SH

 

Niniok Mamak Kenegrian Tambang Terantang Memucuk muara Danau Bokuok.” dalam bahasa adat istiadat Anak dipangku keponakan di Bimbiong, dan tiga tungku sejarangan, togak samo tinggi dudok samo onda, kabukik samo mandaki kalugha samo manughun, kok talungkuik samo makan tanah tacilontang samo minum, tobang sapulun inggok sadahan.” Menurut Muliyas, S.Ag., MH yang di sebut Datuok Godang ( suku Domo ) Pucuok Adat Kenegerian Tambang Terantang saat di konfirmasi awak media Muaramars.com arti pribahasa itu mempunyai makna tersendiri. Sedangkan terkait memucuk danau bokuo artinya menutup Muara danau dan melarang penangkapan ikan dengan bebas,  ia katakan memucuk itu di lakukan untuk menghentikan anak ikan yang masuk ke danau bokuok, dengan cara menutup Muaro danau”. Kata Muliyas.

Tambang Kampar, Muaramars.com – Usai banjir melanda wilayah kecamatan tambang Kabupaten Kampar baru baru ini. Kenegerian Tambang Terantang di berkahi ikan dari berbagai penjuru saat banjir menghampiri Muara danau bokuok, dimana ikan yang datang melewati hilir sungai Kampar menuju muara danau bokuok meninggalkan kesan,

Kesan yang di tinggalkan merupakan banyaknya ikan sungai asal dari sungai kampar dan anak sungai lain menghampiri muara danau bokuok,

Dilihat dari sudut pandang ikan yang ada dan yang datang saat banjir kemaren. Ninik Mamak Datuok Godang dari persukuan Domo merupakn Pucuok Adat Kenegerian Tambang Terantang membuat wacana bersama dengan Ninik mamak, Suku Melayu, Suku Pitopang, Suku Piliang, Suku Mandeliong, Suku Caniago, Suku Melayu Simpang, Suku Bendang, dan Suku Melayu Kampuong Ajo. Mengatur agenda dengan target pemucuk adat akhirnya memucuk muara danau bokuok tersebut,

Menurut Muliyas menangkap ikan di dalam Danau bokuok merupakan kebiasaan tradisi kenegrian Tambang Terantang yang turun temurun,

Danau bokuo terletak di desa Aursati kecamatan tambang tepatnya di jalan Kabupaten Tambang Terantang Km 5 yang di sebut jalan lingkar simpang tiga dusun bokuok.

Muliyas, S.Ag., MH yang di sebut Datuok Godang dari persukuan Domo merupakan Pucuok Adat Kenegerian Tambang Terantang, saat di konfirmasi awak media Muaramars.com yang juga merupakan putra daerah Kenegerian Tambang Terantang dari suku Melayu. ” Toh “. Ia membenarkan wacana pemucuk adat yang di lakukan oleh datuk datuk persukuan tersebut, artinya danau bokuo resmi di Pucuk pada ahad tanggal 10 Maret 2024

Memucuk Muara ( Muagho ) danau tersebut di hadiri oleh suku yang ada

“Jadi seluruh anak keponakan yang ada di Kecamatan Tambang agar tidak memancing dan menangkap ikan yang ada di dalam danau bokuok tersebut selama 8 bulan kedepan, siapa yang melanggar maka akan di denda sesuai hukum adat yang mengatur, tegas datuok Muliyas kepada awak media muaramars.com ( Suku Melayu ), ahad 10/24 pagi

“Namun seandainya anak ikan yang ada dalam danau Bokuok suda besar, disitulah baru kito tangkap secara bersama ikan yang sudah kita pelihara tersebut, dan seluruh anak keponakan, masyarakat umum boleh ikut, yang di sebut dalam bahasa tradisi turun temurun dengan bahasa daerah ( maa wuo danau bokuok ) yang insyaallah di sepakati bersama oleh pemangku pucuk suku beserta dubalang dubalang kenegrian Tambang Terantang anak keponakan Kenegrian Tambang Terantang pada bulan Nopember-Desember 2024 yang akan datang”. Tutup Muliyas. ( MM )

 

Editor : Muaramars
Katagori : Wisata, Tradisi Menangkap Ikan

 

Marhaban Yaramdhan Segenap Susunan redaksi Muaramars.com dan Mars TV Streaiming saya mewakili rekanan ucapakan selamat menyambut Bulan Ramadhan 1445 H/2024 M, mohan maaf segala kesalahan kami bila banyak berbuat salah dapam menulis, mempublikasikan suatu informasi yang melukai hati bapak/ibuk di redaksi kami, niat kami hanya untuk bicara apa adanya bukan ada apanya, maka mohon kami kiranya dimaafkan, bulan ramadhan bulan yang penuh hikmah dan ampunan, terimakasi wassalam🙏🙏🙏

Bagikan :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp
Telegram
Yuk! Jelajahi Pekanbaru: Dari Keajaiban Budaya hingga Spot Hits Kekinian!
Pekanbaru punya cerita, kamu punya waktu. Yuk, explore destinasi hits yang belum pernah kamu lihat sebelumnya!
Yuk! Jelajahi Pekanbaru: Dari Keajaiban Budaya hingga Spot Hits Kekinian!
Pekanbaru punya cerita, kamu punya waktu. Yuk, explore destinasi hits yang belum pernah kamu lihat sebelumnya!