• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, 30 April 2026
  • Login
Muara Mars Portal Berita Pekanbaru Riau Indonesia
Advertisement
  • Nasional
    • Riau
    • Banten
    • DKI Jakarta
    • Jawa Barat
    • Jawa timur
    • Nusa Tenggara Barat
    • Sulawesi Selatan
    • Sumatera Utara
  • Daerah
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Indra Giri Hulu
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
    • Kabupaten Kuantan Singingi
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kabupaten Siak
    • Kota Dumai
    • Kota Pekanbaru
  • Kepri
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Video
  • Lainnya
    • Foto
    • Sosok
    • OPINI
    • Dunia Sawit
No Result
View All Result
  • Nasional
    • Riau
    • Banten
    • DKI Jakarta
    • Jawa Barat
    • Jawa timur
    • Nusa Tenggara Barat
    • Sulawesi Selatan
    • Sumatera Utara
  • Daerah
    • Kabupaten Bengkalis
    • Kabupaten Indra Giri Hulu
    • Kabupaten Kampar
    • Kabupaten Kepulauan Meranti
    • Kabupaten Kuantan Singingi
    • Kabupaten Pelalawan
    • Kabupaten Rokan Hilir
    • Kabupaten Rokan Hulu
    • Kabupaten Siak
    • Kota Dumai
    • Kota Pekanbaru
  • Kepri
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Video
  • Lainnya
    • Foto
    • Sosok
    • OPINI
    • Dunia Sawit
No Result
View All Result
Muara Mars Portal Berita Pekanbaru Riau Indonesia
No Result
View All Result
Home Timur Tengah Selatan

KPM Kecewa, Pemotongan PKH Menguat

Muara Mars Muara Mars
Selasa, 8 April 2025
0 0
0
KPM Kecewa, Pemotongan PKH Menguat
0
DIBAGI
24
DILIHAT
Share on FacebookShare on Twitter
Isu Pemotongan PKh kwmbali mengkuat di permukaan netizen, kabar tersebut di kabarkan di Desa  Nunleu (TTS), pendamping akui itu kelemahan dan kekurangannya, gampangnya berpaling tanggung jawab, padahal Dana KPM PKH tidak boleh di Potong oleh siapapun, jika di lakukan pemotongan anggaran dan penipuan data penerima PKH maka Pidana menunggu Anda.

SOE TIMOR TENGAH SELATAN || Muaramars.com || — Dugaan Pemotongan dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Nunleu, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), semakin menguat setelah pengakuan terbuka dari pendamping PKH di wilayah tersebut.

Pendamping PKH, Ida Misa yang memberikan klarifikasinya di Wilayah Dusun 4, Desa Nunleu pada Senin, (31/03/2025), mengakui adanya kemungkinan kekeliruan dalam proses pendampingan, sehingga membuka ruang terjadinya pemotongan dana bantuan sosial yang semestinya diterima utuh oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Di antara siapa pun yang bilang (katakan, red) saya potong, Rp50.000 atau Rp100.000, saya minta terima kasih. Karena itu mungkin saya punya kelemahan, itu mungkin saya punya kekurangan, saya mau bikin keliru dan saya mungkin mau buang saya punya kerja,” ujar Pendamping Desa Nunleu dalam pertemuan klarifikasi dengan masyarakat dan awak media.

Pengakuan ini muncul setelah mencuatnya isu bahwa nilai bantuan yang diterima masyarakat bervariasi, mulai dari Rp400.000 hingga lebih dari Rp2 juta. Sejumlah warga menduga bahwa sebagian dana mereka dipotong oleh oknum pendamping, berpariasi.

Padahal dalam aturan pencairan dana PKh tidak boleh di potong oleh pendamping atau ketua kelompok PKH mestipun seribu rupiah, apa lagi pemotongan mencapai 50 Ribu hingga 100 ribu rupiah, Pemerintah berikan kartu ATM agar penyaluran setiap penerima KPM PKH tidak di pangkas oleh orang orang yang rakus makan bantuan PKM PKH, jika pemangkasan tersebut tetap ada dan di buat suatu bentuk paksaan dengan penetapan, ini harus di proses secara Hukum KUHPidana yang berlaku.

Pendamping PKH tersebut juga meminta agar setiap pencairan dana selanjutnya, termasuk pada bulan Juni mendatang, disaksikan langsung oleh wartawan atau perwakilan masyarakat di kantor PT Pos.mari sama sama kita pantau, bebernya

“Boleh kah saya minta kalau setiap kali pembayaran, wartawan atau perwakilan hadir saja di PT Pos. Karena saya sudah dimuat, saya sudah diviralkan,” katanya,

Ia juga menyampaikan rasa kecewa atas pemberitaan yang menyebut namanya (meskipun dalam pemberitaan sebelumnya tak pernah menyebut namanya, red), meski telah dilakukan klarifikasi. “Sebagai mama, sebagai tante, saya kecewa di hati kecil,” ungkapnya.

Pendamping juga mengaku bila pernah diberi ayam oleh warga sebagai bentuk terima kasih. “Kadang mereka kasih (beri, red) ayam, nah beta (saya, red) tidak mau (ingin, red) terima? (Harga, red) ayam lebih dari yang mereka bilang (katakan, red) uang yang saya ambil gampang-gampang,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Sejumlah warga di Desa Nunleu, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), mengaku resah dengan adanya pemotongan bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang mereka terima. Pemotongan tersebut diduga dilakukan oleh pendamping PKH dengan alasan untuk membayar biaya transportasi petugas dan keperluan lainnya.

Menurut keterangan beberapa warga di TTS pada pekan lalu, menyampaikan bahwa pemotongan dilakukan setiap kali pencairan dana PKH, dengan nominal berkisar antara Rp50.000 hingga Rp100.000 per penerima manfaat,

“Setiap kali kami terima PKH, pasti ada pemotongan Rp50.000 bahkan Rp100.000. Kami tidak pernah diberi penjelasan resmi, hanya dibilang untuk biaya transportasi petugas dan keperluan lain yang tak jelas,” ujar sejumlah masyarakat, kesal. (Mars/Tim/Rls)**

BacaJuga

Berita Sebelumnya

Kapolsek Singingi Hilir Berikan Bibit Pohon Kepada Anggota Yang Berulang Tahun

Berita Selanjutnya

Pemuda RIAU Bergerak: Gelombang Perjuangan Desak Percepatan Perda ANTI – LGBT di Pekanbaru

BERITA Terkait

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Klarifikasi Pembuat Vidio Begal Dimedsos Wilayah Pasir Putih” Sebenarnya Murni Laka Lantas

    Klarifikasi Pembuat Vidio Begal Dimedsos Wilayah Pasir Putih” Sebenarnya Murni Laka Lantas

    0 dibagi
    Bagikan 0 Tweet 0
  •  Warga Belum Terima Ganti Rugi” Jurusita PN Pekanbaru Sudah lakukan Eksekusi Lahan

    0 dibagi
    Bagikan 0 Tweet 0
  • KPK Jadwalkan Pemanggilan Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto” Saksi Pelapor ” Pejabat Riau OTT

    0 dibagi
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Calon Pj Sekda Kampar Dikabarkan 3 Orang” Anggota DPRD Ingatkan Hambali Jangan Gegabah

    0 dibagi
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Diduga Curi Sawit” Oknum Polisi di Rohul Ditangkap Warga

    0 dibagi
    Bagikan 0 Tweet 0

Selamat HUT RI Ke 78
semoga Allah perkuat persaudaraan kita
dan Allah mudahkan segala urusan kita Aamiin

FAHMIL, SE
WAKIL KETUA DPRD KAMPAR

Berita Terbaru

Polda Riau Gelar Apel Penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 268 Personel PPPK dan PHL

Polda Riau Gelar Apel Penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 268 Personel PPPK dan PHL

Kamis, 30 April 2026
2
IKPA Terbaik, Polda Riau Raih Penghargaan dari Kapolri

IKPA Terbaik, Polda Riau Raih Penghargaan dari Kapolri

Rabu, 29 April 2026
2
Dari Panggung Kecil Menuju Grand Final,  Baca Perjalanan Wahyu Trinanda Puteri

Dari Panggung Kecil Menuju Grand Final, Baca Perjalanan Wahyu Trinanda Puteri

Selasa, 28 April 2026
27
Kongres Luar Biasa DPP IKJR, Kampriwoto Terpilih Secara Aklamasi

Kongres Luar Biasa DPP IKJR, Kampriwoto Terpilih Secara Aklamasi

Minggu, 26 April 2026
36
Tarik Kenderaan Nasabah dengan Sadis di Warung Kopi”, 4 Orang Debt Collektor berinisial AD, DO, DA, dan HS, Ditangkap Polisi

Tarik Kenderaan Nasabah dengan Sadis di Warung Kopi”, 4 Orang Debt Collektor berinisial AD, DO, DA, dan HS, Ditangkap Polisi

Minggu, 26 April 2026
112
Lainnya
Muara Mars Portal Berita Pekanbaru Riau Indonesia

© 2023 Muaramars.com. All Rights Reserved.

Media Online Muara Mars

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Dunia Sawit
  • Sosok
  • Publikasi
  • Edukasi
  • Berbagi
  • Koperasi dan UMKM
  • Informasi
  • Video

© 2023 Muaramars.com. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In