• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • TOS
  • Privacy
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Agustus 8, 2026
Muaramars.com - Portal Berita Nasional Terkini & Terpercaya Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Opini
  • Peristiwa
  • Sosial
  • Sosok
  • Hot News
  • Lainnya
    • Dunia Sawit
    • Koperasi dan UMKM
    • Foto
    • Video
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Opini
  • Peristiwa
  • Sosial
  • Sosok
  • Hot News
  • Lainnya
    • Dunia Sawit
    • Koperasi dan UMKM
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Muara Mars
No Result
View All Result
Home Timur Tengah Selatan

KPM Kecewa, Pemotongan PKH Menguat

Muara Mars by Muara Mars
Selasa, 8 April 2025
in Timur Tengah Selatan
0
KPM Kecewa, Pemotongan PKH Menguat
0
SHARES
26
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga :

No Content Available
Isu Pemotongan PKh kwmbali mengkuat di permukaan netizen, kabar tersebut di kabarkan di Desa  Nunleu (TTS), pendamping akui itu kelemahan dan kekurangannya, gampangnya berpaling tanggung jawab, padahal Dana KPM PKH tidak boleh di Potong oleh siapapun, jika di lakukan pemotongan anggaran dan penipuan data penerima PKH maka Pidana menunggu Anda.

SOE TIMOR TENGAH SELATAN || Muaramars.com || — Dugaan Pemotongan dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Nunleu, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), semakin menguat setelah pengakuan terbuka dari pendamping PKH di wilayah tersebut.

Pendamping PKH, Ida Misa yang memberikan klarifikasinya di Wilayah Dusun 4, Desa Nunleu pada Senin, (31/03/2025), mengakui adanya kemungkinan kekeliruan dalam proses pendampingan, sehingga membuka ruang terjadinya pemotongan dana bantuan sosial yang semestinya diterima utuh oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Di antara siapa pun yang bilang (katakan, red) saya potong, Rp50.000 atau Rp100.000, saya minta terima kasih. Karena itu mungkin saya punya kelemahan, itu mungkin saya punya kekurangan, saya mau bikin keliru dan saya mungkin mau buang saya punya kerja,” ujar Pendamping Desa Nunleu dalam pertemuan klarifikasi dengan masyarakat dan awak media.

Pengakuan ini muncul setelah mencuatnya isu bahwa nilai bantuan yang diterima masyarakat bervariasi, mulai dari Rp400.000 hingga lebih dari Rp2 juta. Sejumlah warga menduga bahwa sebagian dana mereka dipotong oleh oknum pendamping, berpariasi.

Padahal dalam aturan pencairan dana PKh tidak boleh di potong oleh pendamping atau ketua kelompok PKH mestipun seribu rupiah, apa lagi pemotongan mencapai 50 Ribu hingga 100 ribu rupiah, Pemerintah berikan kartu ATM agar penyaluran setiap penerima KPM PKH tidak di pangkas oleh orang orang yang rakus makan bantuan PKM PKH, jika pemangkasan tersebut tetap ada dan di buat suatu bentuk paksaan dengan penetapan, ini harus di proses secara Hukum KUHPidana yang berlaku.

Pendamping PKH tersebut juga meminta agar setiap pencairan dana selanjutnya, termasuk pada bulan Juni mendatang, disaksikan langsung oleh wartawan atau perwakilan masyarakat di kantor PT Pos.mari sama sama kita pantau, bebernya

“Boleh kah saya minta kalau setiap kali pembayaran, wartawan atau perwakilan hadir saja di PT Pos. Karena saya sudah dimuat, saya sudah diviralkan,” katanya,

Ia juga menyampaikan rasa kecewa atas pemberitaan yang menyebut namanya (meskipun dalam pemberitaan sebelumnya tak pernah menyebut namanya, red), meski telah dilakukan klarifikasi. “Sebagai mama, sebagai tante, saya kecewa di hati kecil,” ungkapnya.

Pendamping juga mengaku bila pernah diberi ayam oleh warga sebagai bentuk terima kasih. “Kadang mereka kasih (beri, red) ayam, nah beta (saya, red) tidak mau (ingin, red) terima? (Harga, red) ayam lebih dari yang mereka bilang (katakan, red) uang yang saya ambil gampang-gampang,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Sejumlah warga di Desa Nunleu, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), mengaku resah dengan adanya pemotongan bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang mereka terima. Pemotongan tersebut diduga dilakukan oleh pendamping PKH dengan alasan untuk membayar biaya transportasi petugas dan keperluan lainnya.

Menurut keterangan beberapa warga di TTS pada pekan lalu, menyampaikan bahwa pemotongan dilakukan setiap kali pencairan dana PKH, dengan nominal berkisar antara Rp50.000 hingga Rp100.000 per penerima manfaat,

“Setiap kali kami terima PKH, pasti ada pemotongan Rp50.000 bahkan Rp100.000. Kami tidak pernah diberi penjelasan resmi, hanya dibilang untuk biaya transportasi petugas dan keperluan lain yang tak jelas,” ujar sejumlah masyarakat, kesal. (Mars/Tim/Rls)**

Related Posts

No Content Available
Next Post
Pemuda RIAU Bergerak: Gelombang Perjuangan Desak Percepatan Perda ANTI – LGBT di Pekanbaru

Pemuda RIAU Bergerak: Gelombang Perjuangan Desak Percepatan Perda ANTI - LGBT di Pekanbaru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Klarifikasi Pembuat Vidio Begal Dimedsos Wilayah Pasir Putih” Sebenarnya Murni Laka Lantas

    Klarifikasi Pembuat Vidio Begal Dimedsos Wilayah Pasir Putih” Sebenarnya Murni Laka Lantas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  •  Warga Belum Terima Ganti Rugi” Jurusita PN Pekanbaru Sudah lakukan Eksekusi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Jadwalkan Pemanggilan Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto” Saksi Pelapor ” Pejabat Riau OTT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Calon Pj Sekda Kampar Dikabarkan 3 Orang” Anggota DPRD Ingatkan Hambali Jangan Gegabah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Curi Sawit” Oknum Polisi di Rohul Ditangkap Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BERITA TERKINI

Daya Beli Masyarakat Menengah Disorot Fenomena Menurunnya Tabungan dan Maraknya Trading Mandiri

Daya Beli Masyarakat Menengah Disorot: Fenomena Menurunnya Tabungan dan Maraknya Trading Mandiri

Jumat, 31 Juli 2026
Evaluasi Subsidi Listrik dan BBM

Evaluasi Subsidi Listrik dan BBM Tepat Sasaran: Pemerintah Perketat Kriteria Penerima Mulai Semester Ini

Jumat, 31 Juli 2026
Rupiah

Rupiah Bergejolak dan Suku Bunga Bank Indonesia: Bagaimana Nasib Cicilan KPR dan Kredit Kendaraan?

Jumat, 31 Juli 2026
Guncangan Ekonomi Nasional

Guncangan Ekonomi Nasional: Respons Istana dan DPR Saat Nilai Tukar Rupiah Bergejolak

Jumat, 31 Juli 2026
Pemilu 2029 Indonesia

Menatap Pemilu 2029: Lanskap Baru Demokrasi dan Tantangan Etika Politik

Kamis, 30 Juli 2026

EDITOR'S PICK

Kapolresta Dampingi Kapolda Riau Hadiri Hut Satpam Ke-40

Rabu, 3 Februari 2021
Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang

Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang

Kamis, 3 Agustus 2023
Pengamanan Barang Bukti/Barang Sitaan

Pengamanan Barang Bukti/Barang Sitaan

Sabtu, 29 Juli 2023
Sengketa HGU 107 Hektare, Wabup Kuansing H Muklisin Turun Tangan Mediasi

Sengketa HGU 107 Hektare, Wabup Kuansing H Muklisin Turun Tangan Mediasi

Kamis, 16 April 2026
logo muaramars.com

Muaramars.com - Portal Berita Nasional Terkini & Terpercaya Indonesia

Follow us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • TOS
  • Privacy
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Muaramars.com - All rights reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Opini
  • Peristiwa
  • Sosial
  • Sosok
  • Hot News
  • Lainnya
    • Dunia Sawit
    • Koperasi dan UMKM
    • Foto
    • Video

© 2026 Muaramars.com - All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In