PEKANBARU || MuaraMars.com || — Aksi brutal diduga debt collector kembali menggemparkan warga Kota Pekanbaru. Seorang pria menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang saat berada di sebuah kedai kopi di Jalan Belimbing.
Peristiwa tersebut diduga terjadi saat kelompok yang mengatasnamakan penagih kendaraan melakukan upaya penarikan satu unit mobil milik korban. Namun, proses penarikan yang seharusnya mengikuti aturan justru berujung pada tindakan kekerasan.

Dari informasi yang dihimpun, korban dikeroyok oleh beberapa orang di duga salah satu ada oknum aparat hingga mengalami luka serius di bagian kepala dan tubuh. Dalam dokumentasi yang beredar, korban terlihat dengan kepala diperban serta pakaian yang dipenuhi bercak darah.
“Awalnya hanya penarikan kendaraan, tapi tiba-tiba terjadi keributan dan korban langsung dikeroyok,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Yang menjadi perhatian, dalam video yang beredar luas di masyarakat, muncul dugaan adanya keterlibatan seorang oknum aparat aktif. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kebenaran informasi tersebut.
Kejadian ini memicu kecaman dari masyarakat. Praktik penarikan kendaraan oleh debt collector yang disertai kekerasan dinilai semakin meresahkan dan melanggar hukum.
Warga mendesak aparat penegak hukum untuk segera turun tangan dan mengusut tuntas kasus ini, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan pihak-pihak lain.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait kronologi lengkap maupun pihak yang telah diamankan”, (R,01/MMC/Rilis)**
Editor : R05
“Tegakkan Kebenaran Demi Keadilan”
“Pantang Menyerah”
Redaksi MuaraMars.com Menerima Artikel berbentuk tulisan, data dan lain lain, catatan data akurat disertai identitas pengirim lengkap,
Kirim Keredaksi : No Hp : 0823-8103-1768 / 08778306-5234
Admin : 0822-1449-1416
















































































































































































