Penulis : Saidina Umar, C,.SH
Even Balimau Kasai merupakan tradisi turun temurun dari masyarakat Kabupaten Kampar, hal ini dibuktikan saat masyarakat muslim menyambut datangnya puasa di bulan ramdhan setiap setahun sekali. Selain masyarakat, ninik mamak persukuan pun yang disebut pemangku adat turut menghadiri acara bimau kasai tersebut dengan memakai baju adat lengkap

Acara balimau kasi ini berlangsung di desa kota garo kecamatan tapung hilir,-red)
Tradisi ini dibekali berbagai suku dengan memandikan limau bercampue bunga kembang yang memiliki arti tersendiri, menurut orang tuah terdahulu balimau kasai ini mwmbersikan diri dari dosa yang setahun lamanya, dan bila bulan suci ramadhan tiba, masyarakat desa kota garo senantiasa memperingati dengan pwnuh kegembiraan.
Acara balimau kasai di desa tersebut turut di hadiri oleh Staf Ahli Gubernur Riau Dr. H.Kamsol, MM, Sekda Kampar, Anggota DPRD Kampar terpilih, Camat Tapung Hilir Nurmansyah S.STP dan Pj Kepala Desa Kota Garo Rusdi S.Pd.I, tampak juga hadir Kapolsek Tapung Hilir AKP Jurfredi SH, Ninik Mamak 4 Pesukuan Kenegerian Kota Garo, Panglima LLMB Tapung Raya Dt Nefrizal Pili, Ketua dan Pengurus Koperasi Sahabat Lestari, Ketua PAC PP Kec. Tapung Hilir M.Simbolon, Ketua KNPI Tapung Hilir, perwakilan Perusahaan yang beroperasi diwilayah Desa Kota Garo, Caleg Terpilih DPRD Kampar dari Partai Nasdem H.Ilyas Sayang, Caleg Terpilih DPRD Provinsi Riau Repol, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Kota Garo serta ribuan masyarakat Desa Kota Garo dan sekitarnya.
Sebelum acara inti, mandi balimau kasai di lakukan, Dr Kamsol bersyukur kepada masyarakat kota garo yang berkwnan mengundang dirinya mestipun tidak jabat Pj Bupati Kampar lagi, namun kehadiran saya masih di butuhkan, jelas Kamsol.
Semoga merayakan mandi balimau kasai ini selalu menjaga kekompakan dalam satu tekat memperingati tradisi turun temurun ini, imbuhnya
Lebih lanjut Kamsol berharap tradisi ini menjadi budaya yang dapat mempersatukan bangsa dan menjadi icon wisata tradisi dan budaya khususnya di desa kota garo.
“Semoga ini menjadi alat pemersatu bagi kita semua, memberi kekuatan dalam menjaga kerukunan berbangsa dan bernegara”. pungkasnya.
Sementara itu Camat Tapung Hilir Nurmasyah, S.STP menyampaikan bahwasanya kaula muda harus terus menjaga dan melestarikan warisan budaya melayu dari nenek moyang kita ini”.
Jangan pernah meninggalkan tradisi ini terutama bagi para pemuda kita, dimana ini merupakan salah satu budaya yang ada di Kabupaten Kampar yang harus terus dijaga kesakralan dan kelestariannya”.
“Namun perlu diperhatikan, dalam pelaksanaan kegiatan ini, kita harus sama-sama menjaga keamanan bagi masyarakat yang akan melakukan mandi Balimau Kasai di sungai, mengingat saat ini cuaca dan kondisi air sedang tidak menentu”. tutup Nurmansyah
Pj Kepala Desa Kota Garo Rusdi S.Pd.I mengungkapkan, terlaksananya acara ini berkat kerjasama dan sinergi antara Pemerintah Desa, Ninik Mamak, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta peran penting dukungan dan suport secara langsung dari masyarakat Desa Kota Garo itu sendiri.
“Tanpa adanya dukungan dari semua pihak tentu acara ini tidak dapat dilaksanakan, namun atas kerja keras panitia, serta dukungan dan doa kita semua maka rangkaian acara yang kita inginkan dapat terlaksana dengan baik”
“Dengan momentum Balimau Kasai dalam ranga menyambut datangnya bulan suci Ramadhan ini, mari kita bersatu untuk Kota garo yang lebih maju kedepannya,” tambah Rusdi.
Pelaksanaan Balimau Kasai menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H di Desa Kota Garo berjalan dengan lancar,
Disesi acara turut dimeriahkan dengan pembagian door prize, Lomba panjat pinang dan mandi balimau di sungai tapung

Acara mandi balimau kasai tersebut berjalan dengan aman dan lancar hingga sore. (Muaramars)

















