• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • TOS
  • Privacy
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Juli 30, 2026
Muaramars.com - Portal Berita Nasional Terkini & Terpercaya Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Opini
  • Peristiwa
  • Sosial
  • Sosok
  • Hot News
  • Lainnya
    • Dunia Sawit
    • Koperasi dan UMKM
    • Foto
    • Video
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Opini
  • Peristiwa
  • Sosial
  • Sosok
  • Hot News
  • Lainnya
    • Dunia Sawit
    • Koperasi dan UMKM
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Muara Mars
No Result
View All Result
Home Hot News

Apa Kabar Mafia Minyak Goreng? bagian 2

Muara Mars by Muara Mars
Jumat, 1 April 2022
in Hot News
0
Apa Kabar Mafia Minyak Goreng? bagian 2
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oke mengklaim Lutfi sebelumnya memang sudah menyiapkan bukti yang cukup agar mafia itu diungkap. Namun, niat itu diurungkan karena penegak hukum menilai bukti yang diberikan Kementerian Perdagangan belum cukup kuat.
“Ternyata dari sisi penegak hukum bukti-bukti tersebut belum mendukung untuk dilakukan,” katanya.

Kemudian, Lutfi juga tersandung aturan. Oke mengklaim pihaknya sudah menemukan indikasi kuat terjadi aksi terstruktur yang dilakukan mafia minyak goreng itu. Salah satunya, penimbunan minyak goreng.
Tapi, dalam Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2015 tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, definisi penimbunan harus dilakukan selama 3 bulan.

Baca Juga :

Dirlantas Polda Sumbar Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan dan Pelayanan

5 Orang Penyidik KPK Naik Pangkat, Satu diantaranya di Tunjuk Kapolres Kuansing

“Kalau baru seminggu nimbun engga bisa dikategorikan penimbunan, enggak kuat jadinya kita. Orang terbukti sudah ketemu, ada beberapa perusahaan yang sudah kami sanksi. Tapi berbalik ke kami, ternyata enggak cukup bukti karena unsur hukum tidak terpenuhi,” ujar dia.

Oke menambahkan bahwa kata ‘mafia’ dipakai Lutfi agar lebih komunikatif kepada masyarakat. Tapi yang dimaksud Lutfi, lanjut dia, adalah pemain nakal yang mengganggu distribusi minyak goreng ke warga.

Direktur Eksekutif Institute dor Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menilai sebetulnya sudah ada indikasi kuat di pasar adanya pelaku atau oknum yang memanfaatkan situasi di tengah kebijakan tak tepat Kemendag.
“Harga yang relatif jauh antar kemasan dan curah dan harga masing-masing rantai pasok cukup jauh sehingga dimanfaatkan oleh oknum untuk menimbun, menjual tidak sesuai HET, ” katanya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (30/3).

Namun, Tauhid melihat tak mudah untuk menyebut mereka mafia karena harus memuaskan indikator seperti beberapa pihak mengkoordinasikan dari hulu ke hilir, menentukan kapan harga naik atau turun bersamaan, atau memanfaatkan jalur distribusi secara bersama untuk menimbun.

“Indikasi itu kalau saya lihat mungkin bukti kurang cukup,” imbuhnya.

Tauhid berpendapat minyak goreng di pasar juga diperparah oleh aksi beli panik masyarakat untuk menyetok di rumah, sehingga stok ludes di pasar.

Tauhid mengaku mendukung Kemendag untuk mengungkap nama para mafia tersebut agar ada kejelasan. Namun, ia juga mengingatkan agar bukti yang disiapkan cukup untuk menyeret mereka ke meja hijau, jangan sampai malah pemerintah yang kalah.

Dengan cara apapun itu, entah menangkap para mafia atau cara lainnya, yang jelas polemik minyak goreng mesti segera ditangani. Tauhid memproyeksikan harga yang tinggi ditambah permintaan yang melonjak selama puasa dan Lebaran akan menyumbang inflasi komponen makanan hingga 4 persen.

Selain inflasi, ia melihat dampak lain yang ditimbulkan adalah membengkaknya beban subisidi pemerintah karena penerapan HET yang berlarut.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal menilai terbukti atau tidaknya dugaan keberadaan mafia minyak goreng tak mengubah inti permasalahan, yaitu masalah kelangkaan dan harga harus dibereskan.

“Kalau ketahuan mafianya tapi tetap kondisinya seperti sekarang yang berarti kan bukan di situ masalahnya berarti,” kata dia.

Menurut Faisal, dalang masalah ada di sepanjang jalur distribusi karena banyaknya spekulan. “Kalau pasokan kan cukup, produksi juga cukup, tapi enggak sampai ke konsumen. Berarti yang salah sepanjang mata rantai produsen ke konsumennya, dari agennya kah, retailer-nya, kita enggak tahu,” terangnya.

Untuk itu, ia mendesak pemerintah untuk segera menangani karut-marut minyak goreng mengingat puasa tinggal beberapa hari lagi.

Jika masih berlarut, Faisal khawatir masyarakat menengah ke bawah akan kesusahan untuk memenuhi kebutuhannya, tak seperti kelas menengah dan atas yang masih bisa membeli dengan harga mahal.

“Kemendag harus serius membuat mekanisme tracing dari mata rantai produsen sampai konsumen. Kerja sama dengan berbagai piahk bukan hanya aparat, tapi asosiasi produsen, asosiasi distributor, sampai asosiasi pedagang,” tutupnya.

Sumber berita : CNNIndonesia.com

Related Posts

Dirlantas Polda Sumbar Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan dan Pelayanan
Hot News

Dirlantas Polda Sumbar Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan dan Pelayanan

Sabtu, 25 Juli 2026
Riau Kembali di geledah Tim KPK” Rumah Pribadi Plt Gubernur Jadi Sasaran
Hot News

5 Orang Penyidik KPK Naik Pangkat, Satu diantaranya di Tunjuk Kapolres Kuansing

Kamis, 8 Januari 2026
Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi, S.HI Pimpin Rapat Paripurna Penetapan Propemperda dan Penyampaian Laporan Pansus TA 2026
Hot News

Bupati Kampar H Ahmad Yuzar, S.Sos., MT Hadiri Rapat Paripurna Penetapan Propemperda dan Penyampaian Laporan Pansus DPRD TA 2026

Jumat, 19 Desember 2025
Polsek Kelayang Ungkap Dua Kasus Narkoba di Dua Kecamatan, Satu Tersangka Karyawan Perusahaan Sawit
Hot News

Polsek Kelayang Ungkap Dua Kasus Narkoba di Dua Kecamatan, Satu Tersangka Karyawan Perusahaan Sawit

Jumat, 31 Oktober 2025
Anggota DPR RI Hendry Munief Dorong Pemerintah Perkuat Literasi Artificial Intelegence (AI) Bagi Pelaku Usaha dan Wisata
Hot News

Anggota DPR RI Hendry Munief Dorong Pemerintah Perkuat Literasi Artificial Intelegence (AI) Bagi Pelaku Usaha dan Wisata

Kamis, 9 Oktober 2025
Rundown Lengkap Monas: Upacara, Parade Alutsista, Atraksi Udara HUT TNI Ke-80  2025
Hot News

Rundown Lengkap Monas: Upacara, Parade Alutsista, Atraksi Udara HUT TNI Ke-80  2025

Senin, 6 Oktober 2025
Next Post
Tinggal 1 Bukti Lagi, Pelaku Kartel Minyak Goreng Bakal Disidang!

Tinggal 1 Bukti Lagi, Pelaku Kartel Minyak Goreng Bakal Disidang!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Klarifikasi Pembuat Vidio Begal Dimedsos Wilayah Pasir Putih” Sebenarnya Murni Laka Lantas

    Klarifikasi Pembuat Vidio Begal Dimedsos Wilayah Pasir Putih” Sebenarnya Murni Laka Lantas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  •  Warga Belum Terima Ganti Rugi” Jurusita PN Pekanbaru Sudah lakukan Eksekusi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Jadwalkan Pemanggilan Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto” Saksi Pelapor ” Pejabat Riau OTT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Calon Pj Sekda Kampar Dikabarkan 3 Orang” Anggota DPRD Ingatkan Hambali Jangan Gegabah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Curi Sawit” Oknum Polisi di Rohul Ditangkap Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BERITA TERKINI

Pemilu 2029 Indonesia

Menatap Pemilu 2029: Lanskap Baru Demokrasi dan Tantangan Etika Politik

Kamis, 30 Juli 2026
Program Makan Bergizi Gratis (MBG

Menakar Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Antara Investasi SDM dan Realita Eksekusi

Kamis, 30 Juli 2026
Menembus Batas Era Digital:

Menembus Batas Era Digital: Antara Potensi Besar dan Beban Generasi Muda Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026
Arah Pendidikan Indonesia

Arah Pendidikan Indonesia Hari Ini: Menembus Batas Digitalisasi atau Terjebak Ketimpangan?

Kamis, 30 Juli 2026
Dugaan Praktik Pinjaman Bermasalah Koperasi Brothers Jaya Bersama Meresahkan ASN dan THL di Rokan Hilir

Dugaan Praktik Pinjaman Bermasalah Koperasi Brothers Jaya Bersama Meresahkan ASN dan THL di Rokan Hilir

Rabu, 29 Juli 2026

EDITOR'S PICK

Debt Colector Rampas Motor Konsumen”  Pimpinan PT BAF Pekanbaru Resmi di Laporkan ke Polda dan OJK Riau

Debt Colector Rampas Motor Konsumen” Pimpinan PT BAF Pekanbaru Resmi di Laporkan ke Polda dan OJK Riau

Jumat, 29 Maret 2024
SPBU 14.282.635 Layani Mobil Lansir BBM Subsidi Kondisi Baby Tenk Dimodifikasi, Rp. 200 Ribu Manejer Akbar Mintak Berita di Hapus

SPBU 14.282.635 Layani Mobil Lansir BBM Subsidi Kondisi Baby Tenk Dimodifikasi, Rp. 200 Ribu Manejer Akbar Mintak Berita di Hapus

Kamis, 28 November 2024
Jalan di Desa Pangkalanbaru Rusak parah dan Berlobang

Jalan di Desa Pangkalanbaru Rusak parah dan Berlobang

Jumat, 8 Desember 2023
Polda Riau Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Lancang Kuning 2024

Polda Riau Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Lancang Kuning 2024

Selasa, 27 Agustus 2024
Facebook Twitter Youtube RSS
logo muaramars.com

Muaramars.com - Portal Berita Nasional Terkini & Terpercaya Indonesia

Follow us

  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Opini
  • Peristiwa
  • Sosial
  • Sosok
  • Hot News
  • Lainnya
    • Dunia Sawit
    • Koperasi dan UMKM
    • Foto
    • Video

Berita Terkini

  • Menatap Pemilu 2029: Lanskap Baru Demokrasi dan Tantangan Etika Politik
  • Menakar Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Antara Investasi SDM dan Realita Eksekusi
  • Menembus Batas Era Digital: Antara Potensi Besar dan Beban Generasi Muda Indonesia
  • Arah Pendidikan Indonesia Hari Ini: Menembus Batas Digitalisasi atau Terjebak Ketimpangan?

© 2026 Muaramars.com - All rights reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Opini
  • Peristiwa
  • Sosial
  • Sosok
  • Hot News
  • Lainnya
    • Dunia Sawit
    • Koperasi dan UMKM
    • Foto
    • Video

© 2026 Muaramars.com - All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In