Menjaga Kualitas Makanan dan Minuman: Solusi Air Bersih ANGEL untuk Sektor Kuliner
Jakarta – Perkembangan industri food service di Indonesia mendorong restoran, kafe, dan jaringan cepat saji untuk terus berinovasi. Di tengah perkembangan tersebut, ada satu aspek yang kerap luput dari perhatian, yakni kualitas air.Aiir memiliki peran penting dalam operasional bisnis kuliner. Kualitas air dapat memengaruhi rasa, kebersihan, kondisi peralatan dapur, hingga biaya operasional. Karena itu, pengelolaan air menjadi bagian yang tak terpisahkan dari upaya menjaga standar layanan.
Melihat kebutuhan tersebut, ANGEL hadir sebagai mitra solusi pemurnian air bagi para pelaku usaha kuliner di Indonesia.
Masalah Kualitas Air di Industri Food Service
Bagi manajer dapur komersial, kualitas air menjadi salah satu faktor yang turut menentukan hasil akhir makanan dan minuman. Kualitas air yang kurang baik dapat memengaruhi cita rasa akibat adanya kandungan sedimen atau klorin, mengganggu kebersihan akibat adanya mikroorganisme, serta mempercepat kerusakan peralatan akibat tingkat kesadahan yang tinggi.
Tantangan tersebut menjadi semakin kompleks karena kualitas air di Indonesia tidak seragam. Kualitas air dapat berbeda antarwilayah, bahkan antargerai yang berada dalam satu kota.
Risiko kontaminasi juga dapat meningkat di wilayah dengan infrastruktur air yang masih terbatas. Karena itu, pelaku usaha membutuhkan pendekatan yang berbeda untuk setiap lokasi.
Mengapa Solusi Standar Tidak Cukup
Penggunaan sistem pemurnian air dengan paket standar belum tentu sesuai untuk setiap lokasi, mengingat kondisi air di masing-masing gerai dapat berbeda. Sistem yang terlalu kompleks berpotensi membuat operasional menjadi kurang efisien, sedangkan sistem yang tidak sesuai dapat membuat persoalan kualitas air belum tertangani secara optimal.
ANGEL menilai pendekatan paket standar tidak efektif karena kondisi air dan peralatan dapur bervariasi antarlokasi. Mulai dari sedimentasi, klorin, risiko mikrobiologis, hingga sensitivitas peralatan, semuanya berbeda. Karena itu, ANGEL merancang solusi yang sesuai dengan kondisi lapangan.
Setiap proyek ANGEL diawali dengan analisis kondisi air di lokasi pelanggan. Tim teknis kemudian menguji sejumlah parameter untuk menentukan teknologi pemurnian yang paling sesuai dengan kebutuhan. Dengan pendekatan tersebut, sistem yang diterapkan dapat disesuaikan secara tepat tanpa menambahkan perangkat yang sebenarnya tidak diperlukan.
Teknologi yang Fleksibel dan Tepat Guna
Untuk menjawab kebutuhan yang beragam, ANGEL menyediakan teknologi pemurnian air yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan setiap pelanggan.
Microfiltration (MF) dan ultrafiltration (UF) dapat digunakan untuk menyaring sedimen, klorin, dan partikel halus. Sementara itu, reverse osmosis (RO) dapat dipilih untuk kebutuhan air dengan tingkat kemurnian yang lebih tinggi. Teknologi sterilisasi UV juga tersedia sebagai perlindungan tambahan untuk membantu mengurangi risiko mikroorganisme dalam air.
Teknologi pemurnian ANGEL dapat digunakan secara mandiri maupun dikombinasikan sesuai kebutuhan. Untuk dapur restoran, kombinasi MF dan UV dapat menjadi pilihan untuk mendukung kebutuhan pemurnian sehari-hari. Sementara itu, RO lebih sesuai untuk kebutuhan air dengan tingkat kemurnian yang sangat tinggi. Fleksibilitas ini memungkinkan sistem disesuaikan dengan kondisi air dan kebutuhan operasional di setiap lokasi.
Kompatibel dengan Sistem yang Sudah Ada
Karena kompatibel dengan infrastruktur yang sudah ada, instalasi solusi ANGEL berjalan lebih sederhana dan cepat. ANGEL merancang solusi yang bisa terintegrasi tanpa harus mengubah instalasi pipa maupun unit penyaring yang sudah ada.
Dengan demikian, downtime dapat ditekan sehingga operasional dapur tidak terganggu. Ini menjadi nilai tambah penting terutama bagi bisnis dengan jam operasional tinggi.
Dukungan Nyata untuk Jaringan Restoran
Pendekatan berbasis kondisi air tersebut telah diterapkan ANGEL di sejumlah jaringan restoran di Indonesia, termasuk KFC. Mengingat kualitas air dapat berbeda di setiap cabang, sistem pemurnian yang digunakan pun disesuaikan dengan kondisi masing-masing gerai. Gerai dengan kondisi air yang lebih berat menggunakan kombinasi microfiltration C11 dan UV, sedangkan gerai dengan kualitas air yang lebih baik dapat menggunakan UV saja.
Instalasi solusi ANGEL tidak mengubah sistem prafiltrasi yang sudah ada sehingga dapur tetap bisa beroperasi tanpa gangguan. Fleksibilitas ini diakui oleh perwakilan salah satu gerai yang menilai kemudahan menjaga standar mutu, terutama saat jam sibuk.
Dampaknya, rasa makanan dan minuman tetap konsisten dan peralatan dapur terlindungi. Pengalaman penerapannya di jaringan restoran seperti KFC menunjukkan bagaimana solusi pemurnian yang disesuaikan dengan kondisi setiap lokasi dapat membantu menjawab kebutuhan operasional di lapangan.
ANGEL, Mitra Strategis untuk Bisnis Kuliner Anda
Dengan pengalaman hampir empat dekade, ANGEL telah mengembangkan keahlian di bidang pemurnian air dan melayani berbagai kebutuhan di tingkat global. Komitmen terhadap kualitas juga didukung oleh berbagai sertifikasi, di antaranya NSF, UL, TUV, SGS, CSA, serta Halal. Berbagai sertifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya ANGEL dalam memastikan produk memenuhi standar kualitas dan keamanan yang dibutuhkan.
Bagi pelaku usaha food service, kualitas air yang terjaga dapat menjadi bagian penting dalam mendukung standar operasional. Melalui solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap lokasi, ANGEL hadir untuk membantu bisnis kuliner mengelola kualitas air secara lebih optimal.
(hnu/ega)
Sumber Berita:
Detik Food

















