• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • TOS
  • Privacy
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Agustus 11, 2026
Muaramars.com - Portal Berita Nasional Terkini & Terpercaya Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Opini
  • Peristiwa
  • Sosial
  • Sosok
  • Hot News
  • Lainnya
    • Dunia Sawit
    • Koperasi dan UMKM
    • Foto
    • Video
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Opini
  • Peristiwa
  • Sosial
  • Sosok
  • Hot News
  • Lainnya
    • Dunia Sawit
    • Koperasi dan UMKM
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Muara Mars
No Result
View All Result
Home Hot News

Produksi Sawit Tetap Tinggi Tanpa Pupuk Kimia, Ini Caranya..

Muara Mars by Muara Mars
Minggu, 3 April 2022
in Hot News
0
Produksi Sawit Tetap Tinggi Tanpa Pupuk Kimia, Ini Caranya..
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemupukan organik dalam budidaya perkebunan kelapa sawit sangat dimungkinkan, kendati akan terasa manfaatnya pada tahun kedua pengaplikasian. Penggunaan janjang kosong sebagai pupuk pula membuktikan perkebunan kelapa sawit bisa dikelola secara ramah lingkungan.

Kelapa Sawit adalah salah satu tanaman penghasil minyak nabati yang paling tinggi diantara semua tanaman penghasil minyak nabati, tanaman ini memiliki potensi produksi minyak mencapai 7 ton crude palm oil (CPO) per Ha.

Baca Juga :

Dirlantas Polda Sumbar Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan dan Pelayanan

5 Orang Penyidik KPK Naik Pangkat, Satu diantaranya di Tunjuk Kapolres Kuansing

 

Untuk mencapai rendemen (hasil minyak) CPO yang tinggi maka diperlukan persiapan bibit unggul, teknis budidaya yang terbaik (Best Practice Management), pemupukan yang tepat dan teknis panen yang terbaik, serta pengolahan CPO dengan standar tinggi.

Pemupukan yang tepat adalah salah satu pekerjaan penting di perkebunan yang bisa mempengaruhi tingkat produksi TBS dan CPO, yang merupakan sumber pemasukan utama perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Secara umum pemupukan kelapa sawit terbagi dua jenis pemupukan yaitu pemupukan anorganik dan pemupukan organik.

Pemupukan anorganik adalah pemupukan dengan menggunakan bahan kimia pupuk yang dibutuhkan tanaman kelapa sawit untuk tumbuh dengan baik dan berproduksi tinggi. Pupuk anorganik yaitu : Urea (Nitrogen), MOP (Kalium), TSP, RP (Phospat), Kieserit (Magnesium), Dolomite (Magnesium), Borate (HGFB), khusus gambut seperti Cu (CUSO4), Zinc (ZnSO4), Fero sulfat (FeSO4).

Sementara, pemupukan organik adalah pemupukan dengan menggunakan bahan organik baik secara alamiah maupun dibantu dengan sentuhan bioteknologi. Salah satu penggunaan pupuk organik antara lain dengan aplikasi janjangan kosong dan limbah cair Pabrik Kelapa Sawit.

 

Pemupukan Janjangan Kosong

Pemupukan yang harus dilakukan oleh kebun kelapa sawit adalah pemupukan janjangan kosong, karena janjangan kosong yang dihasilkan sangat banyak yaitu 20% dari Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang diolah. Pabrik Kelapa Sawit dengan kapasitas olah 45 ton/jam atau bisa mengolah rata-rata 900 ton TBS per hari akan bisa menghasilkan janjangan kosong 180 ton/hari.

Jika Pabrik mempunyai incenerator yang telah mendapat izin dari Dinas Lingkungan maka janjangan kosong tersebut akan dibakar dan bisa mengahasilkan 10 % abu janjang atau 18 ton perhari yang bisa dimanfaatkan sebagai pupuk bagi tanaman kelapa sawit.

Janjangan kosong yang dihasilkan 180 ton/hari tersebut akan bisa dimanfaatkan sebagai pupuk di kebun kelapa sawit dengan dosis janjangan kosong 35 ton/Ha kebun kelapa sawit, maka areal yang bisa di pupuk 5 Ha/hari atau 1.500 Ha/tahun jika pemanfaatannya 100%. Biasanya pemanfaatnnya 85% atau sama dengan pemupukan janjangan kosong yang bisa dilakukan seluas 1.275 Ha/tahun.

Potensi ini sangat besar dan harus bisa dimanfaatkan oleh perkebunan kelapa sawit karena jika tidak dimanfaatkan akan menjadi masalah limbah bagi Pabrik dan kebun yaitu: rawan kebakaran, sumber hama penyakit dan mengurangi kerapian kebun serta melanggar undang-undang lingkungan.

Pernah terjadi di satu perusahaan besar yang tidak memanfaatkan janjangan kosong ke lapangan atau dibakar di incenerator, maka setelah sekian tahun tumpukan janjangan kosong tersebut menggunung dengan tinggi yang melebihi bangunan pabrik.

Kondisi demikian mendorong meningkatnya serangan hama berbahaya bagi kebun kelapa sawit yaitu kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros). Akhirnya karena kondisi yang sudah sangat mendesak dan berbahaya bagi kebun kelapa sawit ini maka diurus ijin incenerator dan janjangan kosong kemudian dibakar serta ditabur kelapangan dan dalam waktu 2 tahun janjangan kosong tersebut sudah bisa dikendalikan.

Ahmad Hulaimi*

*) Praktisi Perkebunan Kelapa Sawit/ Regional Head di Perkebunan Kelapa Sawit Swasta

Sumber: Majalah InfoSAWIT Edisi Juli 2021

 

Related Posts

Dirlantas Polda Sumbar Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan dan Pelayanan
Hot News

Dirlantas Polda Sumbar Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan dan Pelayanan

Sabtu, 25 Juli 2026
Riau Kembali di geledah Tim KPK” Rumah Pribadi Plt Gubernur Jadi Sasaran
Hot News

5 Orang Penyidik KPK Naik Pangkat, Satu diantaranya di Tunjuk Kapolres Kuansing

Kamis, 8 Januari 2026
Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi, S.HI Pimpin Rapat Paripurna Penetapan Propemperda dan Penyampaian Laporan Pansus TA 2026
Hot News

Bupati Kampar H Ahmad Yuzar, S.Sos., MT Hadiri Rapat Paripurna Penetapan Propemperda dan Penyampaian Laporan Pansus DPRD TA 2026

Jumat, 19 Desember 2025
Polsek Kelayang Ungkap Dua Kasus Narkoba di Dua Kecamatan, Satu Tersangka Karyawan Perusahaan Sawit
Hot News

Polsek Kelayang Ungkap Dua Kasus Narkoba di Dua Kecamatan, Satu Tersangka Karyawan Perusahaan Sawit

Jumat, 31 Oktober 2025
Anggota DPR RI Hendry Munief Dorong Pemerintah Perkuat Literasi Artificial Intelegence (AI) Bagi Pelaku Usaha dan Wisata
Hot News

Anggota DPR RI Hendry Munief Dorong Pemerintah Perkuat Literasi Artificial Intelegence (AI) Bagi Pelaku Usaha dan Wisata

Kamis, 9 Oktober 2025
Rundown Lengkap Monas: Upacara, Parade Alutsista, Atraksi Udara HUT TNI Ke-80  2025
Hot News

Rundown Lengkap Monas: Upacara, Parade Alutsista, Atraksi Udara HUT TNI Ke-80  2025

Senin, 6 Oktober 2025
Next Post
Riset Bisa Menjadi Ujung Tombak Industri Sawit Melawan Kampanye Hitam

Riset Bisa Menjadi Ujung Tombak Industri Sawit Melawan Kampanye Hitam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Klarifikasi Pembuat Vidio Begal Dimedsos Wilayah Pasir Putih” Sebenarnya Murni Laka Lantas

    Klarifikasi Pembuat Vidio Begal Dimedsos Wilayah Pasir Putih” Sebenarnya Murni Laka Lantas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  •  Warga Belum Terima Ganti Rugi” Jurusita PN Pekanbaru Sudah lakukan Eksekusi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Jadwalkan Pemanggilan Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto” Saksi Pelapor ” Pejabat Riau OTT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Calon Pj Sekda Kampar Dikabarkan 3 Orang” Anggota DPRD Ingatkan Hambali Jangan Gegabah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Curi Sawit” Oknum Polisi di Rohul Ditangkap Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BERITA TERKINI

Daya Beli Masyarakat Menengah Disorot Fenomena Menurunnya Tabungan dan Maraknya Trading Mandiri

Daya Beli Masyarakat Menengah Disorot: Fenomena Menurunnya Tabungan dan Maraknya Trading Mandiri

Jumat, 31 Juli 2026
Evaluasi Subsidi Listrik dan BBM

Evaluasi Subsidi Listrik dan BBM Tepat Sasaran: Pemerintah Perketat Kriteria Penerima Mulai Semester Ini

Jumat, 31 Juli 2026
Rupiah

Rupiah Bergejolak dan Suku Bunga Bank Indonesia: Bagaimana Nasib Cicilan KPR dan Kredit Kendaraan?

Jumat, 31 Juli 2026
Guncangan Ekonomi Nasional

Guncangan Ekonomi Nasional: Respons Istana dan DPR Saat Nilai Tukar Rupiah Bergejolak

Jumat, 31 Juli 2026
Pemilu 2029 Indonesia

Menatap Pemilu 2029: Lanskap Baru Demokrasi dan Tantangan Etika Politik

Kamis, 30 Juli 2026

EDITOR'S PICK

Ada Shadow Police In Carrying Out Traffic Appeals di Inhu, Ini Penjelasan Kasat Lantas

Ada Shadow Police In Carrying Out Traffic Appeals di Inhu, Ini Penjelasan Kasat Lantas

Rabu, 25 Desember 2024
Pimpinan Perusahaan Mitrasari Prima & Agritasarii Prima, saat memberikan bantuan pendidikan.

Perusahaan Mitrasari Prima & Agritasari Prima Peduli Pendidikan

Minggu, 3 April 2022
Polsek Siak Hulu Kembali Menjalin Silaturrahmi Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Al-Hasanah

Polsek Siak Hulu Kembali Menjalin Silaturrahmi Bersama Anak-Anak Panti Asuhan Al-Hasanah

Jumat, 1 November 2024
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa Membenarkan Tidak Ada Petugas Bea Cukai di Bandara MOROWALI

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa Membenarkan Tidak Ada Petugas Bea Cukai di Bandara MOROWALI

Jumat, 19 Desember 2025
logo muaramars.com

Muaramars.com - Portal Berita Nasional Terkini & Terpercaya Indonesia

Follow us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • TOS
  • Privacy
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Muaramars.com - All rights reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Opini
  • Peristiwa
  • Sosial
  • Sosok
  • Hot News
  • Lainnya
    • Dunia Sawit
    • Koperasi dan UMKM
    • Foto
    • Video

© 2026 Muaramars.com - All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In