Liputan : Saidina Umar, C,.SH /Rahman

Pucuk Adat Kenegrian Tambang Terantang Buka Bersama Dengan Tokoh Masyarakat Tambang

Tambang (Kampar), Muaramars.com — Panitia Silaturrahmi dan buka puasa bersama Ninik Mamak Kenegerian tambang terantang, Alim Ulama dan tokoh Masyarakat Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau di hadiri Puluhan Petinggi Pucuk Adat Kenegerian Tambang Terantang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, sabtu 23/03/2024
Acara Bukber tersebut berlangsung di balai adat Kenegerian Tambang Terantang tepatnya di samping Mushollah Siti Fatimah Jalan Lingkar Tambang Terantang Km 5 Objek Wisata Danau Bokuok Desa Aursati

Acara Buka Bersama tersebut dibentuk sesuai hasil rapat seluruh Petinggi pucuk adat Tambang Terantang, selaku ketua Panitia kegiatan itu dipercayakan kepada Mohd Yanis, S.F.I, selaku Kepala Desa Aursati, dan Sekretaris panitia Arlifis, S.Pd,
Dalam acara itu turut mengundang Prof. DR. KH Ilyas Husti, MA, ketua MUI Provinsi Riau, DR. H. Mahyudin, MA, Kakanwil kemenag Sumbar, DR. FERISI Nopel, MPd, DR. H. Kasmidin, LC, MA. DR. Elfiandri, MSi, Dosen Akademisi, DR. Dendi Irawan, SHI,MAg, Kepala KUA Tambang, Drs. Jamilus, Camat Tambang, ninik mamak Tambang Terantang 15 pucuk suku, tokoh agama, pucuk adat kenegerian Tambang Terantang MULIYAS, S.AG, MH Datuok Godang,

menjelang buka puasa tiba terlebidahulu diadakan penyampaian Tausyah Agama yang langsung di sampaikan oleh DR. H. Mahyudin, MA, Kakanwil kemenag Sumatra Barat hingga waktu buka puasa masuk.
Seusai buka puasa dilanjutkan sholat magrib berjama’ah
Dalam sesi acara pucuk adat kenegerian Tambang Terantang memberi kesempatan kepada petinggi Pucuk adat, masyarakat dan para undangan yang hadir untuk memberikan masukan untuk menjadikan ipen Embung Pariwisata Danau Bokuok menjadi tempat pariwisata Kabupaten Kampar, Provinsi Riau hingga tingkat Nasional,
Untuk mencapai tujuan tersebut tentu tidak luput dengan strategi memantapkan sistem pengelolahan dari semua elemen baik Pucuk adat ninik mamak Kenegrian Tambang Terantang, Masyarakat yang ada di 17 Desa di Kecamatan Tambang ini. Ucapnya.
rencana pemantapan tempat lokasi pariwisata itu diiringi dengan mengenalkan kuliner tradisi khas makanan masakan kenegrian Tambang Teranatang yang merupakan makanan tradisi Kabupaten Kampar yang semestinya harus di besarkan dan diminati oleh pengunjung lokasi wisata tersebut,
Karena lokasi Embung Pariwisata Danau Bokuok ini memiliki tempat yang strategis yang jadi perhitungan, karena posisinya merupakan tetangga ibu kota Provinsi Riau yang jarak tempuhnya lebih kurang 20 Menit sari Kota Pekanbaru.
di tempat pariwisata embung Danau bokuok ini tentu kita harus mampu mengatur pengunjung danau bokuok yang masuk dari berbagai daerah dengan antisipasi kemacetan lokasi yang dikunjungi,
Kemudian membuat dan menertibkan tempat kuliner itu tentu butuh tenaga dan modal yang cukup besar, akan tetapi berkat kesepakatan bersama tidak ada yang tidak bisa, jelas Mahyudin.
Penghujung acara dilanjutkan sholat isyah berjama’ah dan tarawih bersama hingga pukul 21.15 wib
Panitia silaturahmi dan Buka Bersama Pucuk Adat Datuok Nan Sapuluo (10) Kenegerian Tambang Terantang Berjalan dengan aman dan lancar. (Tim MuaraMars)**

















