Liputan : Saidina Umar
Editor : Laudya Eka Putri
Katagori : 11 Tahanan Kabur
Belasan Tahanan Polres Kampar Kabur, Wakapolda Riau Langsung Turun Tangan Lakukan Investigasi,,!! Kaburnya para tahanan ini sontak memicu tanya besar: Bagaimana bisa belasan orang lolos dari pengawasan? Dugaan adanya kelalaian atau celah keamanan kini menjadi fokus utama investigasi internal.
PEKANBARU || Muaramars.com || — Kepolisian Daerah Riau tengah diguncang kabar mengejutkan dan sejarah tak terlupakan. Sejarah tedsebut dibuktilan Sebanyak 11 tahanan dilaporkan melarikan diri secara massal dari ruang tahanan Polres Kampar pada Selasa (13/5/2025) dini hari.
Kabar belasan tahanan dari berbagai kasus tersebut kabur baru terungkap ke publik pada Rabu 14/5/2025) pagi, memicu kehebohan dan kekhawatiran warga.
“Adapun Naman – Nama 11 Orang tahanan yang kabur tersebut diantaranya sebagai berikut :*
1. NAMA : NEDERLANSEN, TTL : PEKANBARU, 26-11-1996, ALAMAT : JL. LIMBUNAN KEC. RUMBAI PESISIR KOTA PEKANBARU. (363 KUHP)

2. NAMA : M. HAFIZ ZULHAKIM, TTL : PEKANBARU, 01-08-2002, ALAMAT : JALAN TEROPONG KEC. SIDOMULYO BARAT KEC. TAMPAN KOTA PEKANBARU. (363 KUHP)

3. NAMA : OKTA EPANDRI, TTL : PAGAR DEWA, 10-10-1991, ALAMAT : DUSUN 3 RT/RW : 003/003 KEL. PAGAR DEWA KEC. BENAKAT. (363 KUHP)

4. NAMA : ASEP IRAWAN ALS NASIB BIN KARSA, TTL : SUMUT, 2 NOVEMBER 1986, UMUR : 38, AGAMA : ISLAM, PEKERJAAN : PELAJAR, ALAMAT : DUSUN SUNGAI JERNIH RT 001 RW 004 KEL. PASIR SIALANG KEC. BANGKINANG SEBERANG KAB. KAMPAR (NARKOBA)

5. NAMA : RONI MAHARDIKA ALS RONI BIN M. SARI, TTL : BINJAI, 3 MEI 1994, UMUR : 31, AGAMA : ISLAM, PEKERJAAN : BURUH TANI, ALAMAT : SUNGAI PADUKO GHAJO RT 001 RW 001 DESA PADANG MUTUNG KEC. KAMPAR KAB. KAMPAR (NARKOBA)

6. NAMA : ROHMAN ALS UUK BIN TAUFIK, TTL : NEGERI LAMA, 31 MEI 1997, UMUR : 27, AGAMA : ISLAM, PEKERJAAN : PELAJAR, ALAMAT : DUSUN SIDODADI RT 010 RW 004 DESA KIJANG REJO KEC. TAPUNG KAB. KAMPAR (NARKOBA)

7. NAMA : JONI AFLIYALDI, TTL : BATUSANGKAR, 1 APRIL 1985, UMUR : 40, AGAMA : ISLAM, PEKERJAAN : WIRASWASTA, ALAMAT : DUSUN IV RT 2 RW 1 DESA GEMA KEC. KAMPAR KIRI HULU KAB. KAMPAR (NARKOBA)

8. NAMA : AHMAD ZAHRI ANDIKA GUNTING TTL : MEDAN, 7 AGUSTUS 1988, UMUR 37, AGAMA : ISLAM, PEKERJAAN : WIRASWASTA, ALAMAT : DUSUN II RT 009 RW 002 DESA TAPUNG KEC. TAPUNG HILIR KAB. KAMPAR. (NARKOBA)

9. NAMA : OTRIANUS, TTL : TTL : LINTAU, 05-12-1986, ALAMAT : KEL. LEMBAH SARI KEC. RUMBAI PESISIR KOTA PEKANBARU. (363 KUHP)

10. NAMA : FERI RAHMADI ALS FERI BIN SUHALI, TTL : PEKANBARU, 22 JUNI 1986, UMUR : 38, AGAMA : ISLAM, PEKERJAAN : WIRASWASTA, ALAMAT : JL. CIPTA KARYA TRANS GG SUNKAI NO. 10 RT 001 RW 010 DESA SIALANG MUNGGU KEC. TUAH MADANI KOTA PEKANBARU (NARKOBA)

11. NAMA : MARIANTO DAMANIK ALS MARIANTO BIN BAKTIAR DAMANIK, TTL : BANDAR, 29 SEPTEMBER 1998, UMUR : 27, AGAMA : ISLAM, PEKERJAAN : WIRASWASTA, ALAMAT : DUSUN IV DESA MUARA MAHAT BARU RT 003 RW 007 KEC. TAPUNG KAB. KAMPAR (NARKOBA)

“Ditempat terpisa Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto, ditanya terkait kabar membenarkan kejadian tersebut. Kombes Anom menyampaikan saat ini seluruh jajaran kepolisian, khususnya Polres Kampar tengah fokus melakukan penyelidikan dan pemburuan para pelarian.
“Benar, ada 11 tahanan yang melarikan diri. Kami masih melakukan pendalaman, dan akan disampaikan informasi lanjutan setelah proses penyelidikan berlangsung,” ujarnya, Rabu (14/5/2025).
Tak menunggu lama, Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo SH MHan, langsung turun tangan bergerak menuju polres Kampar dan memimpin sendiri investigasi serta evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan di Polres tersebut.
“Pak Wakapolda sudah turun langsung ke lapangan untuk menangani hal ini secara serius,” tambah Kombes Anom.
Sementara itu, hingga siang tadi, belum satu pun dari 11 tahanan tersebut berhasil ditangkap atau kembali.
“Petugas masih terus melakukan pengejaran dan memperluas jangkauan pencarian hingga kepelosok plosok perdesaan atau kelurahan.
Kaburnya para tahanan ini sontak memicu tanya besar: Bagaimana bisa belasan orang lolos dari pengawasan? Dugaan adanya kelalaian atau celah keamanan kini menjadi fokus utama investigasi internal.
Pihak kepolisian berencana menggelar operasi besar-besaran untuk memburu para pelarian, dan telah meminta masyarakat untuk tetap waspada.
Informasi yang beredar dari 11 belas tahanan yang kabur kabarnya terjerat kasus narkoba dan curat.
“Kami imbau warga tetap tenang. Bila melihat gerak-gerik mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwajib. Partisipasi masyarakat sangat kami harapkan,” pungkas Anom menyerukan.












