• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • TOS
  • Privacy
  • Pedoman Media Siber
Senin, Agustus 24, 2026
Muaramars.com - Portal Berita Nasional Terkini & Terpercaya Indonesia
No Result
View All Result
  • Login
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Opini
  • Peristiwa
  • Sosial
  • Sosok
  • Hot News
  • Lainnya
    • Dunia Sawit
    • Koperasi dan UMKM
    • Foto
    • Video
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Opini
  • Peristiwa
  • Sosial
  • Sosok
  • Hot News
  • Lainnya
    • Dunia Sawit
    • Koperasi dan UMKM
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Muara Mars
No Result
View All Result
Home Berita Terkini

Menyala Diam-diam, Fenomena Smoldering Bikin Kebakaran Gambut Tahan Lama

Muara Mars by Muara Mars
Senin, 24 Agustus 2026
in Berita Terkini, Hot News
0
kebakaran hutan
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menyala Diam-diam, Fenomena Smoldering Bikin Kebakaran Gambut Tahan Lama

Jakarta – Api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terlihat sudah padam belum tentu menandakan kebakaran benar-benar selesai. Pada lahan gambut, api dapat bertahan di bawah permukaan dalam bentuk smouldering fire, membakar material organik secara perlahan tanpa menghasilkan kobaran besar.

Baca Juga :

Asap Karhutla Mulai Menipis, Menhub Optimis Operasional Penerbangan Segera Kembali Normal

Dugaan Praktik Pinjaman Bermasalah Koperasi Brothers Jaya Bersama Meresahkan ASN dan THL di Rokan Hilir

Fenomena ini dijelaskan dalam penelitian Eko Widi Santoso, Hammam Riza, Agus Kristijono, Dian Nuraini Melati, dan Firman Prawiradisastra yang diterbitkan di Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN). Riset tersebut khusus membahas peat smouldering dan upaya deteksi dini karhutla menggunakan machine learning.

Peat smouldering adalah proses pembakaran lambat tanpa nyala api (flameless) yang terjadi di dalam lapisan tanah gambut di bawah permukaan. Para peneliti menjelaskan bahwa ketika gambut terbakar, kebakaran smouldering dapat mengonsumsi biomassa dalam jumlah besar.

Berbeda dengan api permukaan yang mudah terlihat, proses pembakaran ini berlangsung perlahan sehingga jauh lebih sulit dideteksi sekaligus dipadamkan. Yang membuatnya lebih berbahaya, kebakaran tersebut dapat terus berlangsung selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.

Secara sederhana, smouldering merupakan pembakaran yang berlangsung perlahan dan tidak selalu menghasilkan nyala api yang jelas. Pada gambut, proses ini terjadi karena tanah tersebut sebenarnya menyimpan tumpukan material organik dari vegetasi yang telah terakumulasi selama waktu yang sangat lama.

Dalam kondisi tertentu, material organik tersebut dapat menjadi bahan bakar ketika mengering. Ketika terbakar, api dapat merambat melalui lapisan gambut di bawah permukaan.

Itulah sebabnya pemadaman karhutla gambut memiliki tantangan berbeda. Petugas mungkin sudah tidak melihat kobaran api di permukaan, tetapi bagian bawah tanah masih menyimpan panas dan terus mengalami pembakaran. Kondisi tersebut juga membuat api berpotensi muncul kembali ke permukaan ketika kondisi mendukung.

Mengapa Gambut Sulit Dipadamkan?

Masalahnya terletak pada lokasi api. Pada kebakaran permukaan, petugas dapat melihat sumber api dan mengarahkan upaya pemadaman secara langsung. Pada smouldering, sumber panas dapat berada di dalam lapisan gambut sehingga tidak mudah diketahui dari permukaan.

Penelitian BRIN menyebut kebakaran smouldering gambut sebagai jenis kebakaran yang sulit dipadamkan dan dapat berlangsung dalam waktu lama. Karena itu, para ahli dan praktisi yang dikutip dalam penelitian tersebut merekomendasikan pendekatan pencegahan sebelum kebakaran terjadi.

Strateginya dirangkum dalam tiga tahap, deteksi sejak dini, temukan lokasi kebakaran, lalu gunakan teknologi yang paling tepat. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pada gambut, penanganan tidak cukup hanya mengandalkan pemadaman setelah api terlihat.

Indonesia sebenarnya sudah menggunakan berbagai metode untuk memantau dan mendeteksi dini karhutla, termasuk data hotspot, Fire Weather Index (FWI) dan Fire Danger Rating System (FDRS).

Namun, para peneliti BRIN menilai metode berbasis simulasi fisik tersebut memiliki sejumlah kelemahan. Karena itu, mereka mengeksplorasi penggunaan machine learning untuk meningkatkan kemampuan sistem pengurangan risiko bencana karhutla, khususnya smouldering pada gambut.

Gagasan yang ditawarkan penelitian tersebut adalah impact-based learning, yakni pendekatan pembelajaran mesin yang diarahkan untuk mendukung pengurangan risiko bencana.

Dengan memanfaatkan data dan pola yang tersedia, sistem berbasis machine learning diharapkan dapat membantu memberikan informasi mengenai potensi dan dampak kebakaran secara lebih dini.

Namun, penelitian ini merupakan konsep pengembangan, bukan bukti bahwa AI saat ini sudah mampu mendeteksi seluruh kebakaran gambut bawah permukaan secara otomatis. Peneliti justru mengusulkan desain konseptual untuk pengembangan sistem tersebut.

Fenomena smouldering membuat penanganan karhutla gambut tidak sesederhana memadamkan api yang terlihat. Ada kemungkinan permukaan sudah tampak aman, sementara proses pembakaran masih berlangsung di bawahnya.

Karena itu, pemantauan setelah pemadaman menjadi penting. Petugas perlu memastikan bahwa sumber panas benar-benar telah hilang, terutama di area gambut yang mengalami kebakaran.

Temuan ini juga menjelaskan mengapa karhutla di lahan gambut dapat menjadi persoalan berkepanjangan. Kebakaran tidak hanya berlangsung secara horizontal di permukaan, tetapi dapat bergerak melalui lapisan material organik di bawah tanah.

Sumber: Eko Widi Santoso, Hammam Riza, Agus Kristijono, Dian Nuraini Melati, dan Firman Prawiradisastra, “Machine Learning Application in Response to Disaster Risk Reduction of Forest and Peatland Fire: Impact-Based Learning of DRR for Forest, Land Fire and Peat Smouldering,” Majalah Ilmiah Pengkajian Industri, Vol. 14 No. 3, hlm. 183-196. Artikel diterbitkan 13 September 2023 dan memiliki DOI 10.29122/mipi.v14i3.4426

 

Sumber Berita:
Detik Inet

Portal Berita Gen Z

Tags: bahaya karhutla gambutfenomena api bawah tanah gambutkarakteristik tanah gambut terbakarmekanisme pemadaman api gambutpenanganan kebakaran lahan gambutpenyebab kebakaran gambut sulit padamsmoldering fire lahan gambut

Related Posts

Kabut-Asap-Karhutla-Mereda-Gangguan-Penerbangan-Diharapkan-Segera-Normal-Menurut-Menhub
Hot News

Asap Karhutla Mulai Menipis, Menhub Optimis Operasional Penerbangan Segera Kembali Normal

Senin, 24 Agustus 2026
Dugaan Praktik Pinjaman Bermasalah Koperasi Brothers Jaya Bersama Meresahkan ASN dan THL di Rokan Hilir
Bagan Siapiapi

Dugaan Praktik Pinjaman Bermasalah Koperasi Brothers Jaya Bersama Meresahkan ASN dan THL di Rokan Hilir

Rabu, 29 Juli 2026
Muhammad Maliki Resmi Berlabuh ke PSI
Berita Terkini

Muhammad Maliki Resmi Berlabuh ke PSI

Rabu, 29 Juli 2026
Dirlantas Polda Sumbar Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan dan Pelayanan
Hot News

Dirlantas Polda Sumbar Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan dan Pelayanan

Sabtu, 25 Juli 2026
Riau Kembali di geledah Tim KPK” Rumah Pribadi Plt Gubernur Jadi Sasaran
Hot News

5 Orang Penyidik KPK Naik Pangkat, Satu diantaranya di Tunjuk Kapolres Kuansing

Kamis, 8 Januari 2026
Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi, S.HI Pimpin Rapat Paripurna Penetapan Propemperda dan Penyampaian Laporan Pansus TA 2026
Hot News

Bupati Kampar H Ahmad Yuzar, S.Sos., MT Hadiri Rapat Paripurna Penetapan Propemperda dan Penyampaian Laporan Pansus DPRD TA 2026

Jumat, 19 Desember 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Klarifikasi Pembuat Vidio Begal Dimedsos Wilayah Pasir Putih” Sebenarnya Murni Laka Lantas

    Klarifikasi Pembuat Vidio Begal Dimedsos Wilayah Pasir Putih” Sebenarnya Murni Laka Lantas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  •  Warga Belum Terima Ganti Rugi” Jurusita PN Pekanbaru Sudah lakukan Eksekusi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Jadwalkan Pemanggilan Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto” Saksi Pelapor ” Pejabat Riau OTT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Calon Pj Sekda Kampar Dikabarkan 3 Orang” Anggota DPRD Ingatkan Hambali Jangan Gegabah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Curi Sawit” Oknum Polisi di Rohul Ditangkap Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

BERITA TERKINI

kebakaran hutan

Menyala Diam-diam, Fenomena Smoldering Bikin Kebakaran Gambut Tahan Lama

Senin, 24 Agustus 2026
Kabut-Asap-Karhutla-Mereda-Gangguan-Penerbangan-Diharapkan-Segera-Normal-Menurut-Menhub

Asap Karhutla Mulai Menipis, Menhub Optimis Operasional Penerbangan Segera Kembali Normal

Senin, 24 Agustus 2026
Daya Beli Masyarakat Menengah Disorot Fenomena Menurunnya Tabungan dan Maraknya Trading Mandiri

Daya Beli Masyarakat Menengah Disorot: Fenomena Menurunnya Tabungan dan Maraknya Trading Mandiri

Jumat, 31 Juli 2026
Evaluasi Subsidi Listrik dan BBM

Evaluasi Subsidi Listrik dan BBM Tepat Sasaran: Pemerintah Perketat Kriteria Penerima Mulai Semester Ini

Jumat, 31 Juli 2026
Rupiah

Rupiah Bergejolak dan Suku Bunga Bank Indonesia: Bagaimana Nasib Cicilan KPR dan Kredit Kendaraan?

Jumat, 31 Juli 2026

EDITOR'S PICK

Dinas Tenaga Kerja Inhu Akan Panggil PT SRK

Sabtu, 23 Januari 2021
Komisi VII DPR RI Desak Industri Besar Perjelas Komitmen Pembinan UMKM

Program Presiden Prabowo Dinilai Mulai Terwujud, Anggota DPR RI Optimis Indonesia akan Maju

Rabu, 20 Agustus 2025
Wujudkan Sinergitas, HUT MA RI Ke 78, Kapolres Rohul Beri Kejutan Dan Suprise Pada Ketua PN Pasir Pangaraian

Wujudkan Sinergitas, HUT MA RI Ke 78, Kapolres Rohul Beri Kejutan Dan Suprise Pada Ketua PN Pasir Pangaraian

Rabu, 23 Agustus 2023
Dalam Rangka Hut ke 44, Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Riau Gelar Webinar Kesehatan Bersama dr Boyke

Dalam Rangka Hut ke 44, Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Riau Gelar Webinar Kesehatan Bersama dr Boyke

Sabtu, 27 April 2024
logo muaramars.com

Muaramars.com - Portal Berita Nasional Terkini & Terpercaya Indonesia

Follow us

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • TOS
  • Privacy
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Muaramars.com - All rights reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Opini
  • Peristiwa
  • Sosial
  • Sosok
  • Hot News
  • Lainnya
    • Dunia Sawit
    • Koperasi dan UMKM
    • Foto
    • Video

© 2026 Muaramars.com - All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In