Misteri Kematian Tahanan Jaksa di Kamar 6 Lapas Bangkinang, pihak keluarga angkat bicara, kami masih Abu- abu menerima fakta sesungguhnya menimpa musibah pada Almarhum ME.

Kampar, Riau || MuaraMars.com || — Misteri Kematian Napi di Lapas Bangkinang, Keluarga Pertanyakan Kronologi Kejadian. Meski proses pemakaman telah usai, pihak keluarga mengaku masih berada dalam “gelap gulita” terkait mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik jeruji besi pada almarhum ME als BR.
Almarhum ME merupakan Tahanan Titipan Jaksa di Lapas Kelas IIA Bangkinang Kabupaten Kampar, Riau
Haruan sang Keluarga “Suasana duka menyelimuti keluarga seorang narapidana berinisial BR als ME di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang. ME merupakan tahanan Jaksa kasus penggelapan, ME ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan, diduga akibat gantung diri di dalam sel tahanan Lapas Blok D kamar 6 pada Rabu (31/12/2025).
Jenazah almarhum telah dibawa dan dimakamkan di kediaman istrinya di Desa Salo, Kecamatan Salo, pada Rabu siang. Meski proses pemakaman telah usai, pihak keluarga mengaku masih berada dalam “gelap” mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik jeruji besi blok D di Lapas tersebut.
“Kami belum tahu bagaimana kejadian sebenarnya. Sampai sekarang kami masih menunggu penjelasan resmi dari pihak Lapas agar semuanya jelas,” ungkap salah seorang anggota keluarga korban yang enggan disebutkan namanya.
Spekulasi yang berkembang di lapangan menyebutkan bahwa BR nekat mengakhiri hidupnya karena mengalami tekanan Pisikologis atau Depresi berat. Namun, Informasi ini masih bersifat prematur mengingat belum adanya hasil Autopsi maupun rilis resmi dari pihak Lapas maupun kepolisian setempat.
“Kematian seorang warga binaan di dalam lembaga negara merupakan tanggung jawab administratif dan hukum pengelola Lapas”.
Wartawan MuaraMars.com telah berupaya melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Kalapas Alexander Lisman Putra, hingga berita ini di publikasikan, namun tim belum mendapatkan respons fakta sebenarnya
Masyarakat Netizen dan pengamat hukum mendesak agar pihak Lapas segera membuka suara guna memastikan apakah pengawasan terhadap warga binaan sudah dijalankan sesuai prosedur,,,?
Sejauh mana peran pendampingan mental bagi napi yang mengalami gejala depresi? serta memastikan tidak ada unsur lain di balik peristiwa dugaan bunuh diri tersebut.
Pihak redaksi tim media mauaramars.com grup akan terus memantau perkembangan kasus ini hingga mendapatkan klarifikasi resmi dari Kanwil Kemenkumham Riau maupun pihak Lapas Bangkinang”. Sehingga pihak keluarga korban ikhlas atas kejadian yang menimpa korban, (R-01/MMC)***
Bersambung,,,,!!!
Tegakkan Kebenaran Demi Keadilan
“Pantang Menyerah”












