Biar jelas Ustaz Abdul Somad Usai Gubernur Riau Abdul Wahid Terjaring OTT KPK, Ustad Kondang tersebut katakan Gubernur Riau itu yang benar bukan terjaring OTT KPK. Tapi dimintai Keterangan terkait 10 pejabat riau terjaring OTT tadi siang, Itu yang Betul! Jelas Abdul Somad (Ustad Kondang) di You Tube berdurasi 14 detik Senin 03/11/2025.
Riau || MuaraMars.com || — Ustaz kondang Abdul Somad ikut berkomentar pasca beredarnya pemberitaan operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pekanbaru, Riau pada Senin (3/11/2025). Dalam serangkaian OTT tersebut, KPK turut mengamankan Gubernur Riau, Abdul Wahid bersama 9 orang lainnya.
Pendakwah yang populer dengan sebutan UAS ini mengklaim kalau Gubernur Riau Abdul Wahid tidak terkena OTT.
“Berita yang betul itu Kadis PUPR dan Ka UPT OTT,” ucap Abdul Somad lewat video yang beredar 14 detik, Senin sore kemaren.
“Gubernur Riau dimintai keterangan, itu yang betul,” kata Abdul Somad,_red)
Diketahui, UAS merupakan pendukung keras pasangan Abdul Wahid-SF Hariyanto dalam Pilgub Riau pada 27 November 2024 lalu. Ia bahkan aktif berkeliling dalam agenda kampanye yang dibalut dengan acara tabligh akbar.
Pasangan Abdul Wahid-SF Hariyanto akhirnya memenangkan laga Pilkada Riau 2024, menyisihkan dua pasangan calon lainnya, termasuk petahana Syamsuar-Mawardi Saleh. Satu paslon lain yang kalah yakni Nasir-Wardan.
Andil UAS disebut-sebut cukup besar dalam kemenangan Abdul Wahid-SF Hariyanto. Ia mengikat semacam ‘kontrak politik’ dengan Abdul Wahid-SF Hariyanto dalam beberapa butir program kerja pembangunan sektor keagamaan di Riau. Pasangan ini berhasil meraih sebanyak 1.224.193 suara.
Presiden Prabowo Subianto melantik Abdul Wahid-SF Hariyanto bersama dengan 481 kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada 20 Februari 2025 lalu.
Kabarnya Besok 10 pejabat riau terjaring OTT Dibawa KPK ke Jakarta,
Sebelumnya diwartakan, tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 10 orang dalam operasi tangkap tangan, Senin (3/11/2025) sore tadi. Salah satu yang ikut terjaring yakni Gubernur Riau Abdul Wahid.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan, hingga saat ini tim KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang tersebut di Kota Pekanbaru. KPK baru akan memberangkatkan ke Jakarta, Selasa besok.
“Besok (diberangkatkan). Masih (pemeriksaan malam ini di Pekanbaru),” saag di konfirmasi Jubir KPK Budi siapa saja nama 10 orang itu, Ia katakan masih dalam pemeriksaan rim di lapangan, jadi menunggu dulu hingga tim KPK tintas mendata atas nama 10 orangbtersebut, dan berapa banyak uang yang ditangkap KPK saat OTT tersebut jelas Budi Prasetyo kepada wartawan muaramars.com.
KPK memerlukan waktu 1×24 jam untuk menetapkan tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT).
Budi Prasetyo juga mengungkap adanya sejumlah uang yang ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut. Namun ia tak menyebut berapa besar uang yang berhasil disita sebagai barang bukti oleh penyidik KPK.
“Ada (uang diamankan sebagai barang bukti),” jelas Budi.
Namun semuanya akan kita Update usai pemeriksaan tim di lapangan, singkatnya
Sejauh ini, KPK belum menjelaskan secara rinci identitas 10 orang yang terjaring dalam serangkaian OTT di Riau pada Senin tadi. Namun 10 orang pungkasnya
Pada siang tadi, penyidik KPK juga mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Riau di Jalan SM Amin. Disebut-sebut, kedatangan penyidik KPK untuk melakukan penggeledahan terkait kasus OTT tersebut,
Tampak empat unit mobil Toyota Innova digunakan oleh petugas KPK saat meninggalkan gedung tersebut.
Selain membawa sejumlah berkas dan barang bukti, tim KPK juga turut membawa Kepala Dinas PUPR Riau, Arief Setiawan”, (R-01- MMC)













