Gerakan Mahasiswa Riau Demo di KPK, Massa Desak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Periksa dan Tangkap SF Hariyanto, SF Diduga terjaring Kasus Korupsi senilai Rp.468 Miliar
Jakarta || MuaraMars.com || — Sekelompok massa dengan julukan Gerakan Mahasiswa Riau (GEMARI) di Jakarta menggelar aksi di depan gedung Merah Putih KPK RI.
Aksi massa yang beredar di media sosial itu meminta supaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, pada kamis 13 Nopember 2025.
Massa membentangkan spanduk yang berisikan “SF Hariyanto Kebal Hukum atau KPK tidak berani!” Atauu di bungkamkan.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa Gemari menyoroti diamnya KPK RI dalam penanganan dugaan kasus korupsi senilai Rp 486 miliar yang diduga melibatkan Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.

Aksi yang berlangsung di depan Gedung Merah Putih Jakarta itu diwarnai dengan seruan agar KPK tidak tebang pilih dalam penegakan hukum. Massa aksi membawa sejumlah spanduk yang mempertanyakan integritas lembaga anti rasuah tersebut, dengan tulisan “SF Hariyanto Kebal Hukum Atau KPK RI Tidak berni,,?
“Sudah tiga kali kami turun ke jalan, tapi KPK tetap tidak bergeming. Ada apa dengan KPK hari ini
“KPK dulu adalah simbol harapan rakyat. Tapi kini, publik melihat ada ketimpangan, kalau rakyat kecil bisa ditangkap dengan cepat, kenapa pejabat tinggi seperti SF Hariyanto justru tidak bisa ditangkap?” tegasnya dengan nada bertanya.
Kori juga menyatakan bahwa sejumlah proyek yang diduga bermasalah di Riau sudah menjadi rahasia umum, namun KPK belum menunjukkan langkah konkretnya.
“Kami melihat KPK tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Kasus OTT di Dinas PUPR Riau adalah bukti bahwa masih ada jaringan besar yang belum terungkap, kami menduga ada benang merah antara proyek-proyek itu dengan SF Hariyanto,” katanya.
Aksi tersebut juga menjadi kritik keras terhadap lemahnya penegakan moral hukum di Indonesia. GEMARI Jakarta menilai, sikap pasif KPK bisa menurunkan kepercayaan masyarakat dan merusak lembaga wibawa itu sendiri.
“KPK harus berani, harus adil dan jangan tebang pilih. Keadilan itu milik semua, bukan hanya mikik mereka yang berkuasa,” ujarnya.
Sebelumnya dalam aksi jilid II 14 Oktober 2025 lalu GEMARI Jakarta memperkirakan sejumlah proyek bermasalah Mangkrak dan Mark-Up dan diduga kuat melibatkan SF Haryanto, saat menduduki posisi strategis di Pemprov Riau, antara lain:
– Proyek Pipa PDAM Tembilahan (2013): dugaan kerugian mencapai Rp 2,6 miliar.
– Proyek Pengadaan Alat Berat (2015): senilai Rp 9,8 miliar.
– Multiyers Pembangunan Jalan Proyek Teluk Kuantan-CIREnti: senilai Rp 146 miliar dengan indikasi kuat adanya mark up anggaran.
– Pembangunan Gedung RSUD Arifin Ahmad: menelan biaya sekitar Rp 82 miliar, juga dugaan korupsi.
– Jembatan Siak III Pekanbaru: proyek senilai Rp 165 miliar yang sempat tersendat akibat masalah kontraktor dan dugaan permainan anggaran.
Selain proyek-proyek fisik tersebut, GEMARI juga menyoroti pembangunan kantor gubernur baru dan pengelolaan dana APBD Perubahan 2022-2023 yang ditengarai tidak transparan.
“Kami mencatat setidaknya ada sejumlah proyek besar yang patut diusut tuntas. Akumulasi dugaan kerugian negara dari berbagai proyek tersebut mencapai Rp 486 miliar” tegas Kori.
Maka dari itu, GEMARI Jakarta juga menghalangi agar Presiden Prabowo Subianto melakukan evaluasi menyeluruh terhadap lembaga antirasuah tersebut. Mereka menilai Presiden perlu memastikan agar KPK benar-benar bekerja secara profesional dan tidak dipandang buruk.
“Kami percaya pada komitmen Presiden Prabowo untuk membangun pemerintahan yang bersih. Tapi jika KPK terus diam terhadap kasus-kasus besar, maka reformasi hukum akan kehilangan maknanya,” ujar Kori.
Ia menambahkan, aksi di depan KPK ini bukanlah yang terakhir. GEMARI Jakarta berjanji akan terus memberantas isu-isu korupsi di Riau dan menegakkan penegakan hukum yang adil. (Rl)
Pada spanduk lainnya juga bertuliskan “KPK RI !!
Tangkap, periksa dan penjarakan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto diduga korupsi Rp.468 miliar (2023-2025)”

Aksi massa tersebut terlihat turut dikawal oleh aparat Kepolisian.(Tim/MMC)
Editor : R– 01
Kategori : Dugaan Korupsi
Sumber : Tim ( GEMARI )
~~ Tegakkan Kebenaran Demi Keadilan ~~
Simbol “Pantang Menyerah” (Lakukan yang terbaik, sekalipun anda di benci) wartawan media Online Muaramars.com Grup siap berlayar mestipun badai besar menghalang,
Redaksi muaramars.com.menerima Artikel, informasi masyarakat di seluruh pelosok nusantara, yang bersipat akurat disertai kiriman data data yang valit, tampa SARA dan bersipat tampa unsur fitnah, sakit hati,dendam dan lain lain. Disertai data lengkap identiras narasumber,
Silahkan kirim ke WhatsApp
0823-8103-1768 (redaksi)













