Pekanbaru || Muaramars.com || — Sungguh luar biasa sandiwara oknum oknum nakal” berkedok tikus Berdasi di luanglingkup dinas BPBD kota pekanbaru, di kabarkan beras merek SONIA yang diperuntukan untuk korban bencana alam sebanyak 180 Karung beras hilang 150 Karung di gudang. Ini sungguh tidak masuk akal, dan diduga pelaku colong beras tersebut adalah oknum pekerja di BPBD kota pekanbaru itu sendiri,
Menurut informasi akurat dari Narasumber muaramars.com, yang merupakan oknum Pegawai atau pekerja di BPBD itu sendiri, yang minta namanya di rahasiakan.” katanya” beras ada 180 karung dalam gudang logistik pak, masak iya bisa hilang berkisar 140-150 karung saat dikonfirmasi, senin 28/07/2025.
Menurut narsum beras yang hilang itu berjumblah lebih kurang 150 karung isi per karung 5 Kilo Gram (Kg) total berat 750 Kg. Pada hal beras di letakkan di dalam gudang logistik 180 Karung,kok bisa hilang 150 karung pak, ucap narsum redaksi ini, padahal kantor ada CCTV bisa di pantau siapa saja yang masuk di kawasan BPBD ini, siapa saja yang masuk menuju gudang logistik atau keluar masuk kawasan kantor BPBD bisa di lihat, dan gudang juga ada yang jaga atau pegang kunci, imbuhnya.
Hilangnya 150 beras tersebut berlokasi didinas BPBD kota Pekanbaru tepatnya di dalam gudang yang posisi terkunci, dan lucunya tenaga honor sekitar 30 orang satgas ada di dinas tersebut masuk malam saat kejadian, Jelasnya
Saat di konfirmasi kalaksa BPBD kota pekanbaru Zarman, Kabid ALN dan kasi Logistik YLD terkait menghilangnya beras tersebut bungkam, berarti ada kucing disamping tikus tikus nakal,-red)
Menurut saksi fakta beras hilang itu pasti bisa di ketahui jika Kalaksa dan Kabid serta kasi logistik bertindak, bukan malah memilih diam,
Jika perlu laporkan kejadian ini ke pihak berwajib seperti Polisi, pasti selesai sudah pelaku dan Penadanya ucap Narasumber yang mintak dirinya tidak mau di publikasikan.
Selain hilangnya beras di BPBD kota pekanbaru. Ternyata uang makan minum honorer tahun 2024 masih belum di bayarkan 4 bulan. Terhitung dari bulan Pebruari – Mei 2024, di perkirakan lebih kurang Rp. 1.080.000 perhari x 30 x 3 total = Rp. 388.800.000, ( Tiga Ratus Delapan puluh Delapan Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah ) yang belum sampai ke tangan tenaga honor tahun 2024 sebesar lebih kurang Rp. 130 Juta rupiah lagi belum di terima oleh satgas BPBD kota pekanbaru
Hingga berita ini di publikasikan, pihak Kalaksa BPBD Kota Pekanbaru, Kabid Darlog Dan Kasi Logistik belum ada memberi jawaban terkait konfirmasi yang di layangkan melalui WhatsApp miliknya, (Red/MMC ) **
Bersambung,,!!

















