Pendidikan
KAMPAR – RIAU || Muaramars.com || — Kepala Sekolaj, Bendahara dan Orang Tua siswa Terlibat Pungli Seragam Sekolah di SMAN 5 Tapung jumblah siswa lebih kurang 210 masuk murni, di tambah 11 orang masuk belakang. Ketua Komite Korban dilibatkan. Diduga terlibat Bisnis Seragam Sekolah untuk Siswa SPMB, kepala sekolah dan Bendahara inisial F tidak berani bagikan baju seragam sekolah kepada siswa, kabarnya baju Selesai sudah lebih kurang satu bulan dan di serahkan kepada oknum guru Inisial FTR , mestipun penjahit sudah serahkan seragam sekolah yang ia kelola 5 stel itu, namun Tak Kunjung di bagikan kepala sekolah Kaharuddin als Ucok. keterangan Kepsek mutar mitar, pengakuannya Komite sekolah tak terlibat hanya orang tua siswa yang endel, namun sekarang keterangan berubah, keterlibatan ketua komite jadi pembela dirinya.,
Baju Seragam Sekolah SMAN 5 Tapung untuk murid baru SPMB Sudah Lama Siap, Kepsek Tak Kunjung Bagikan, Penjahit Belum Terima Upah Jahitan, hal ini di duga memicuh akibat sekolah itu langgar Surat Edaran (SE). dari Gubernur Riau dan Surat Edaran (SE) dari dinas Pendidikan Riau terkait larangan pungutan Baju seragam sekolah dan pungli lainnya. yang di kelolah sekolah ataupun Komite sekolah.
Saat awak media muaramars.com konfirmasi kepada kepala sekolah melalui whatsApp miliknya pada hari sabtu 18 September 2025 sekira pukul 10.53 WIB, dengan pertanyaan.” Bang izin, kabar kain sudah siap semua dan sdh lama, tapi kok ndak di bagikan sama siswa bang,,?
Konfirmasi itu hingga berita ini muncul di medsos belum ada tanggapan dari Kamaruddin kepala sekolah SMAN 5 Tapung, Selasa (22/9/2025)**
Selain persoalan pakaia seragam siswa 5 stel, ” lima stel seragam yang terdiri dari baju pramuka, baju melati, baju olahraga, baju khusus sekolah, dan baju batik. persoalan siswa masuk belakang bayar Rp. 4.000.000 juta yang kata Kepala sekolah Kamaruddin sudah selesai dan ada buktinya bahwa uang itu sudah dikembalikan ke siswa tersebut,
“Namun bukti penyelesaian yang di janjikan Kamaruddin Als Ucok mengirimmke redaksi muaramars.com sampai hari ini bukti itu pun tidak ada nampak hilalnya,
Selain wartawan muaramars.com, Korwil Pun menunggu data tersebut, Aldela juga katakan, bukti yang sama belum ada dinkirim kepsek pak, ucap Aldela baru baru ini.
Kabarnya setelah berita viral di medsos muaramars.com baju seragam siswa kelas 10 SMAN 5 Tapung baru di antar Kamaruddin als Ucok senin kemaren bareng sama humas als wakil kepala sekolah ke rumah ketua komite sekolah SMAN 5 itu Muhammad Nasir pak jelas Narasumber terpercaya. Sementara Kerua komite saat di konfirmasi dua pekan silam tak asa jawaban.
Bahayanya Penjahit ( Tailor ) inisial MKLS itu berada di Kecamatan Kampar jarak sekitar 40 KM dari sekolah SMAN 5 Tapung diduga hal ini memicuh agar lancarnya bisnis haram di jenjang pendidikan khusus SMAN 5 Tapung Kabupaten Kampar Provinsi Riau. (MMC)**
(Bersambung)
Jilid III
Penulis : R-01
Katagori : Bisnis Seragam Sekolah
Sumber : Ķonfirmasi Fakta Di lapangan
~Tegakkan Kebenaran Demi Keadilan
Simbol “Pantang Menyerah” (Lakukan yang terbaik, sekalipun anda di benci) wartawan media Online Muaramars.com Grup siap berlayar mestipun badai besar menghalang,
Redaksi muaramars.com.menerima Artikel, informasi masyarakat di seluruh pelosok nusantara, yang bersipat akurat disertai kiriman data data yang valit, tampa SARA dan bersipat tampa unsur fitnah, sakit hati,dendam dan lain lain. Disertai data lengkap identiras narasumber,
Silahkan kirim ke WhatsApp
0823-8103-1768 (redaksi)













