Viral di Tiktok Oknum Guru SDN 021 Desa Tarai Bangun Membanting Nasi Bantuan untuk pelajar dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, Riau. Dinas pendidikan Kampar ambil tindakan tegas.
Tambang – Kampar || MuaraMars.com || — Puluhan Orang tua wali murid SDN 021 Desa Tarai Bangun lakukan Aksi ke sekolah. Aksi tersebut memicuh keserakahan Oknum Guru inisial YO saat melakukan aksinya membabi buta dengan membanting nasi bantuan makan geratis di peruntukan untuk siswa.
Atas ke egois YO puluhan orang tua murid tidak terimah, hingga melakukan aksi, saat aksi berlangsu kebetulan m9bil dinas Pendidikan Kabupaten Kampar bidang pendidikan lagi berada di lokasi tkp SDN 021, beberapa orang tua murid menghadap mobil dinas plat Merah tersebut, dengan kata kata selesaikan dulu persoalan guru dan kepsek yang egois ini, baru bisa keluar dari lingkungan pekarangan sekolah, lantang nya suara mak mak.
Menyikapi hal tersebut,
Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman langsung turun ke TKP di Sekolah Dasar Negeri 021 tepatnya di Desa Tarai Bangun Kevamatan Tambang
Beberapa menit kemudian, pihak polsek tambang berhasil meredam emosi orang tua siswa, sehingga puluhan walk murid masuk keruangan bersama Kepala Sekolah,Kapolsek Kepala Dinas Pendidikan Kampar yang diwakili oleh Kabid Dikdas, Korwil, Kepala Desa Tarai Bangun Andra dan rombongan aksi.
sehingga berjalannya demontrasi yang damai tanpa ada aksi anarkis, ucap Akp Aulia
“Alhamdulillah aksi demonstrasi berjalan dan tuntutan wali murid akan ditindak lanjuti oleh dinas pendidikan,”jelas Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman pada Rabu (12/10/2025).
Hadir dalam rapat fasilitasi tersebut adalah Kadis Pendidikan Kabupaten Kampar Aidil diwakili Plt Kabid sekaligus Kasi Peserta Didik dan Ketenagaan Pendidikan Kabupaten Kampar Siti Meilia, Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman, Kades Tarai Bangun Andra Maistar, Korwil Kecamatan Tambang Endang Purwanti, Ketua Asosiasi Kepala Sekolah Dasar Kecamatan Tambang Abdul Hamid, Bhabinkamtibmas Desa Tarai Bangun Aipda Lukman Hakim dan puluhan Wali murid SD Negeri 021 Tarai Bangun.
”Dalam Aksi Mereka meminta 14 tuntutan dari Dinas pendidikan dan semua berlangsung aman dan damai,”ujar Kapolsek.Adapun tuntutan yang diminta wali murid meminta perilaku guru sesuai video yang viral jangan terjadi lagi, Iuran tanah timbun Rp. 50.000 per orang tua, Iuran Penghijauan sekolah Rp. 35.000 per anak, Potongan Rp. 50.000 bagi Penerima PIP, Pembelian buku TKA, Tidak transparan masalah keuangan awal masuk sekolah tidak dibuktikan dengan kwitansi, Suami dan anak Kepsek yang menjadi guru sering libur mengajar, perkataan guru yang kurang terkontrol ke anak-anak, kadang berkata kotor, sikap arogan guru kepada anak-ana, Kepala sekolah kurang bijak dalam mengambil keputusan, uang masuk sekolah berbeda nominalnya, adanya arogan oknum guru yang bernama RE minta di copot atau dipindahkan, Ijazah anak-anak tamat tahun 2025 sampai saat ini belum dibagikan dan Mohon dilakukan penggantian Komite sekolah.
Hasil tuntutan wali murid dipenuhi oleh Kepala Bidang Pendidikan Kabupaten Kampar. Yaitu menonaktifkan Kepala Sekolah SD Negeri 021 Tarai Bangun dan mengangkat Plh. Kepala sekolah yg baru Hamid, Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar akan memantau seluruh kegiatan di SD Negeri 021 Tarai Bangun sampai dilantiknya Kepala Sekolah defenitif yang baru, terkait perkembangan proses belajar mengajar di SD Negeri 021 Tarai Bangun mulai besok pagi siswa harus mensapatkan hak nya masing – masing dengan aktif kembali masuk belajar.
Untuk kepala sekolah besok pagi saya pastikan tidak masuk, dan begitu juga guru komite, kita resmi berhentikan langsung, Tegas Kabid Dikdas
“Aksi ini selesai jam 16.00 Wib dan selama kegiatan Situasi terdapat aman terkendali,” Tutup Kapolsek AKP Aulia”, (Umar Ocu)**













