Sabtu, 12 April 2025

WIB

 

 

 

Foto SMAN 2 Pangkalan Kerinci, dok : google 

Pangkalan Kerinci – Pelalawan || Muaramars.com
Dugaan penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mencuat di SMAN 2 Pangkalan Kerinci. Berdasarkan data penggunaan anggaran tahun 2024, ditemukan adanya kelebihan dana pada pos pemeliharaan sarana dan prasarana yang dinilai tidak wajar dan melebihi total anggaran yang seharusnya.

Sekolah ini menerima dua kali pencairan Dana BOS tahun 2024 dengan total dana sebesar Rp 647.250.000 untuk 863 siswa. Namun, rincian penggunaan menunjukkan adanya pengeluaran yang melebihi dana yang diterima, khususnya pada periode Agustus 2024.

Rincian Dana BOS SMAN 2 Pangkalan Kerinci Tahun 2024

Pencairan I – 18 Januari 2024

Kegiatan Anggaran
Pengembangan perpustakaan dan pojok baca Rp 351.275.000
Kegiatan pembelajaran Rp 56.070.000
Administrasi Satuan Pendidikan Rp 11.304.500
Pengembangan profesi pendidik Rp 6.335.000
Langganan daya dan jasa Rp 27.288.700
Pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 125.615.500
Penyediaan alat multimedia Rp 25.150.000
Pembayaran honor Rp 10.000.000
Total Rp 613.038.700

Pencairan II – 9 Agustus 2024

Kegiatan Anggaran
Kegiatan pembelajaran Rp 16.415.000
Asesmen pembelajaran Rp 32.950.000
Administrasi Satuan Pendidikan Rp 19.794.000
Pengembangan profesi pendidik Rp 23.435.000
Langganan daya dan jasa Rp 50.816.800
Pemeliharaan sarana dan prasarana Rp 442.456.000
Penyediaan alat multimedia Rp 74.300.000
Pembayaran honor Rp 10.000.000
Total Rp 670.166.800

Analisis Kelebihan Dana

Jika dijumlahkan, total penggunaan dana dari dua periode tersebut mencapai:

Rp 613.038.700 + Rp 670.166.800 = Rp 1.283.205.500

Sementara total dana yang diterima sekolah hanya:

Rp 647.250.000 x 2 = Rp 1.294.500.000

Meski masih dalam batas total dana yang diterima, pengeluaran pada pos pemeliharaan sarana dan prasarana pada pencairan kedua dinilai janggal, yakni sebesar Rp 442.456.000 (setara dengan 68% dari dana tahap kedua). Padahal, pada pencairan pertama juga telah dianggarkan Rp 125.615.500 untuk pos yang sama.

Total untuk satu pos ini saja sepanjang tahun adalah Rp 568.071.500, atau 43,9% dari total dana BOS 2024 — angka yang dinilai tidak wajar mengingat banyaknya pos penting lain yang bahkan nihil anggaran, seperti kegiatan peserta didik baru, asesmen pertama, hingga honor guru pada tahap pertama.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SMAN 2 Pangkalan Kerinci belum memberikan klarifikasi resmi. Sementara itu, masyarakat dan pihak pemerhati anggaran pendidikan mendesak Dinas Pendidikan Riau dan Inspektorat untuk turun tangan mengaudit penggunaan dana BOS tersebut secara menyeluruh. (Mars/Tim)**

 

Bagikan :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp
Telegram
Yuk! Jelajahi Pekanbaru: Dari Keajaiban Budaya hingga Spot Hits Kekinian!
Pekanbaru punya cerita, kamu punya waktu. Yuk, explore destinasi hits yang belum pernah kamu lihat sebelumnya!
Yuk! Jelajahi Pekanbaru: Dari Keajaiban Budaya hingga Spot Hits Kekinian!
Pekanbaru punya cerita, kamu punya waktu. Yuk, explore destinasi hits yang belum pernah kamu lihat sebelumnya!