Menteri Pertanian RI (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menargetkan replanting di Kalimantan sebanyak 10.000 hektar
[ Banjarmasin ], Muaramars.com — Dalam kunjungannya ke Kalimantan Selatan pada tanggal 22 Agustus 2023, Menteri Pertanian RI (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menargetkan replanting di Kalimantan sebanyak 10.000 hektar.
Ketika membuka Rapar Koordinasi Kelapa Sawit se-Kalimantan Selatan, Mentan menyatakan bahwa Kalimantan Selatan telah memenuhi persyaratan termasuk lahan, pupuk, dan ketersediaan bibit sawit.
“Potensi besar kelapa sawit di Kalimantan Selatan akan didorong untuk segera ditanam dengan percepatann,” kata Mentan Limpo
Permintaan juga diajukan agar peremajaan sawit dilakukan di area seluas 20 ribu hektar guna meningkatkan ekspor. Lahan sawit di Kalimantan Selatan saat ini sekitar 443.802 hektare.
“Harus menekankan komitmen untuk mewujudkan program ini, tetapi proses peremajaan kelapa sawit di Kalimantan Selatan harus tetap sesuai hukum,” ujar Mentan.
Mentan menyebut kelapa sawit sebagai keunggulan Indonesia yang diminati negara lain, membawa prospek panjang bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Selama kunjungan kerjanya, ia mengintruksikan semua pihak lakukan peremajaan sawit dan tanam komoditi lain untuk mendukung ekonomi masyarakat saat menunggu panen sawit.
“Pohon sawit tua jangan ditebang hanya untuk menanam bibit baru, lalu pemerintah tidak bergerak sampai panen sawit tiba,” ungkap Mentan.
Namun, disarankannya menanam tambahan di antara pohon sawit selama menunggu panen, seperti umbi-umbian, jagung, kacang dan komoditas lain yang cocok dengan wilayah dan mendukung kebutuhan masyarakat Kalsel.
Mentan yakin Kalimantan Selatan memiliki potensi besar sebagai kontributor utama hasil kelapa sawit karena semua sektor mendukungnya.
“Bersama-sama kita tunjukkan bahwa dalam waktu singkat, Kalimantan Selatan mampu menciptakan hasil produksi kelapa sawit yang besar,” kata Menteri Pertanian.
Diketahui saat ini Kalsel adalah provinsi nomor 9 yang memiliki lahan kebun kelapa sawit terluas di Indonesia dengan total sebesar 441.600 hektar yang menghasilkan 1 juta ton CPO (crude palm oil) berdasarkan data pada tahun 2022.**
Editor : Putri Kumala
Penulis : Umar Ocu
Di buka peluang untuk bagi putra/i yang berminat jadi reporter wartawan Muaramaes.com























































































































































































